Satu Perampok Sevel Tebet Menderita HIV dan Dirawat di RS Polri

Satu Perampok Sevel Tebet Menderita HIV dan Dirawat di RS Polri

Mei Amelia R - detikNews
Senin, 21 Sep 2015 14:44 WIB
Satu Perampok Sevel Tebet Menderita HIV dan Dirawat di RS Polri
Foto: Mei Amelia/detikcom
Jakarta - Tiga perampok Seven Eleven (Sevel) di kawasan Tebet, Jakarta Selatan, telah ditangkap Tim Opsnal Unit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya. Salah satu pelaku ternyata menderita HIV, sehingga penahanannya dibantarkan dan kini dirawat di rumah sakit.

"Satu pelaku di antaranya penderita HIV akut, sekarang dirawat di Rumah Sakit Polri Kramat Jati, Jakarta Timur," terang Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Krishna Murti kepada wartawan di Mapolda Metro Jaya, Jakarta, Senin (21/9/2015).

Ketiga pelaku ditangkap berkat kesigapan tim Resmob yang dipimpin oleh Kompol Handik Zusen, kurang dari 24 jam setelah para pelaku melakukan aksinya pada Jumat pekan lalu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Anggota melakukan penyelidikan dan olah TKP serta pengumpulan bukti-bukti sehingga para pelaku berhasil kita tangkap kurang dari 24 jam," ungkapnya.

Sementara itu, Kasubdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya AKBP Eko Hadi Santoso mengatakan, aksi para pelaku sempat terekam CCTV.

"Mereka kami tangkap saat melakukan aksi pencurian di sebuah indekos di kawasan Jakarta Pusat," kata Eko.

Dijelaskan Eko, para pelaku berjumlah 4 orang, masuk ke toko Sevel, lalu menodong karyawan dengan senjata api mainan. Salah satu pelaku kemudian mendesak karyawan untuk membuka brankas.

Sementara, Kanit V Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Handik mengatakan, pihaknya masih mengejar satu pelaku lainnya bernama Dicky.

"Dicky ini kaptennya, dia masih kami buru," tutur Handik.

Terkait kesehatan salah satu pelaku, kata Handik, kondisinya harus mendapatkan perawatan intensif. "Dia juga sudah dipasang kateter sebelumnya. Kondisi penyakitnya sudah akut," imbuh Handik.

Meski demikian,lanjut Handik, proses hukum terhadap pelaku yang menderita HIV itu tetap diproses. "Tetap diproses, cuma dia dibantarkan di RS Polri," terangnya.

(mei/bag)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini