"Saya juga mulai dapat info ada titik-titik hotspot di Papua dan Maluku Utara. Saya tadi malam coba kontak gubernur belum dapat, hari ini saya mau coba kontak gubernur di Papua dan Maluku Utara," ujar Siti di Lapangan Perdamaian, MPR, Senayan, Jakarta Selatan, Senin (21/9/2015).
Sementara itu, menurut Siti, di 6 provinsi yakni Riau, Jambi, Sumatera Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan, proses pemadaman api sudah berjalan sesuai program kerja di setiap posko.
"Jadi kalau saya lihat cara kerja di lapangan bisa untuk 6 provinsi dapat kita andalkan untuk pemadaman karena format kerjanya selalu dikontrol di setiap titik-titik api untuk rencana kerja operasi keesokan harinya. Kemudian untuk pagi tim pemadaman darat berjalan dan tim udara juga jalan," jelasnya.
Kemudian, Siti menyebut sebanyak puluhan juta liter air telah digunakan untuk pemadaman api. Untuk pemadaman di wilayah Sumatera Selatan telah menggunakan sebanyak 17 juta liter air.
"Di Sumatera Selatan sudah 17 juta liter yang digunakan untuk pemadaman. Kemarin Jumat saya laporkan masih 13 juta, mungkin sekarang sudah 16 juta liter sampai 17 juta liter," ungkapnya. (tfn/hri)











































