Taktik Adhyaksa Dault Bertarung Tanpa Melawan Ahok

Taktik Adhyaksa Dault Bertarung Tanpa Melawan Ahok

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Senin, 21 Sep 2015 10:55 WIB
Taktik Adhyaksa Dault Bertarung Tanpa Melawan Ahok
Foto: Nur Khafifah
Jakarta - Adhyaksa Dault menerima pinangan para ulama dan pendukungnya untuk maju di Pilgub DKI. Eks Mepora ini mencoba taktik baru, bertarung tanpa melawan Ahok. Bagaimana caranya?

Kebanyakan calon kepala daerah selalu ingin menunjukkan kelebihannya dibandingkan para lawannya. Namun Adhyaksa justru memuji Ahok yang juga bakal maju di Pilgub DKI tahun 2017 mendatang.

"Jangan melawan dong, saya nggak suka dibilang melawan-melawan," kata Adhyaksa menjawab pertanyaan pendukung yang ingin tahu strateginya melawan Ahok, di acara deklarasi dukungan untuk Adhyaksa ke Pilgub DKI di Hotel Kartika Chandra, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Minggu (20/9) kemarin.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Alih-alih mencari kesalahan Ahok, Adhyaksa memilih memuji kinerja Ahok yang memang banyak diapresiasi masyarakat. Bagi Adhyaksa, Ahok berhasil menyelenggarakan pemerintahan yang bersih dan tegas.

"Pak Ahok bagus, good governance-nya bagus. Dia clean, tegas," kata pria kelahiran Donggala 52 tahun lalu itu.

Sebuah kritik pun dilontarkan Adhyaksa dengan cara yang lembut. "Komunikasinya perlu disempurnakan, bukan kurang baik," katanya.

Sepertinya Adhyaksa tak ingin ada pertarungan frontal dirinya dengan para pendukung Ahok. Namun Adhyaksa tetap calon kepala daerah yang tentu saja punya segudang sumpah janji untuk memikat hati rakyat Jakarta.

"Pak Ahok sudah baik, tapi kalau mau maju kita harus lebih baik lagi dari Ahok. Tidak boleh saling mencaci, siapa yang baik itu yang baik," kata Adhyaksa menegaskan komitmennya lebih baik dari Ahok.

Sama seperti Ahok, ia juga ingin mewujudkan pemerintahan yang bersih dari korupsi. Ia bersumpah tak akan makan uang haram.

"Demi Allah juga bimbing saya, tegur saya kalau salah. Motto hidup saya, hidup cuma sekali mengabdi untuk negeri. Ridho Illahi Rabbi. Kalau saya jadi gubernur saya nggak akan makan uang haram, sepeser pun nggak akan saya makan," sumpahnya.

Namun demikian para pendukungnya nampaknya tak sabar. Sejumlah pendukung sudah langsung membandingkan Adhyaksa dengan Ahok.

Mantan Rektor Universitas Paramadina Yuddy Latif langsung berkomentar bahwa cara berkomunikasi Adhyaksa jauh lebih baik dari Ahok. Dia yakin Adhyaksa bakal lebih baik dari Ahok.

"Saya bukan emosional. Jakarta ini seperti Taman Safari Indonesia. Jangankan cari surga, cari neraka ada. Saya rasa Jakarta butuh Adhyaksa Dault untuk mengatasi itu," kata Yuddy dalam acara deklarasi tersebut.

Yuddy mengakui Ahok memang sosok pemimpin yang tegas. Namun menurutnya tak hanya tegas dan berani yang dibutuhkan Jakarta, namun juga kesantunan dalam berkomunikasi.

"Di Indonesia itu ada di Adhyaksa Dault, tokoh religius yang bisa menyatukan. Pemimpin yang tegas adalah pemimpin yang bukan marah-marah melulu," katanya.

Lalu apakah Adhyaksa dapat melanjutkan taktik bertarung tanpa melawan Ahok ini, ataukah akhirnya terjebak dalam pertarungan panas khas Pilgub DKI? (van/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads