Kerjasama dengan Basarnas, Baguna PDIP Siap Terjun ke Daerah Bencana Asap

Kerjasama dengan Basarnas, Baguna PDIP Siap Terjun ke Daerah Bencana Asap

Mega Putra Ratya - detikNews
Minggu, 20 Sep 2015 23:23 WIB
Kerjasama dengan Basarnas, Baguna PDIP Siap Terjun ke Daerah Bencana Asap
Foto: Lamhot Aritonang
Jakarta - Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) dan Badan SAR Nasional (Basarnas) bekerja sama memberikan pelatihan bagi kadernya yang tergabung di Badan Penanggulangan Bencana (Baguna). Baguna PDIP siap diterjunkan ke daerah-daerah yang dilanda bencana asap.

Pelatihan dilakukan selama lima hari sejak tanggal 16-20 September 2015 di Bumi Perkemahan Sukamantri, Gunung Salak, Bogor. Sebanyak 100 anggota Banguna berlatih di medan terjal dengan tantangan berat di hutan dan pegunungan.

"Sekarang ini bangsa kita sedang banyak bencana, termasuk asap yang sudah sangat mengkhawatirkan. Ini nanti sudah bisa langsung diturunkan," kata Wakil Sekjen DPP PDIP Bidang Kerakyatan, Eriko Sotarduga saat penutupan acara seperti dikutip dalam siaran pers, Minggu (20/9/2015).

Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri, kata Eriko, menginstruksikan para kader harus hadir bersama-sama dengan rakyat ketika terjadi bencana. Apalagi, dari segi geografis, Indonesia memiliki potensi bencana sangat tinggi di berbagai daerah.

"Kita tentu tidak bisa hanya mengandalkan personel Basarnas yang dari segi jumlah jika dibandingkan dengan cakupan potensi bencana di negara ini sangat banyak. Makanya, kader PDIP di Baguna dilatih untuk bisa membantu Basarnas," ujarnya.

Selain mereka akan berperan langsung dalam penanganan bencana, pelatihan ini juga sekaligus sebagai upaya membangun kesadaran di tengah masyarakat agar lebih sigap dan siap ketika terjadi bencana. Eriko lantas mencontohkan bagaimana Jepang yang juga punya potensi tinggi terjadi bencana tetapi masyarakatnya sudah punya kesadaran bagaimana ketika menghadapinya.

"Inilah yang selalu ditekankan Ibu Megawati, bahwa kita harus selalu siap dan sigap karena banyak daerah di Indonesia memang rawan dan punya potensi tinggi terjadi bencana," jelasnya.

Dalam kesempatan tersebut, Eriko juga mengatakan, PDIP menargetkan setidaknya ada 800 personel Baguna yang mengikuti pelatihan oleh Basarnas. Dengan jumlah setara satu batalion, Eriko meyakini akan sangat membantu pemerintah dalam bergotong royong dangan masyarakat menghadapi dan menangani bencana.

"Kader di Baguna juga ini sekaligus selain sebagai bentuk pengabdian adalah demi meneruskan apa yang sudah dirintis almarhum Bang Ondos (Theodorus Jacob Koekrits) yang sebelumnya memimpin Baguna PDIP ini," jelasnya.

Dengan semangat dedikasi dan gotong royong itulah, lanjut Eriko, para peserta begitu antusias mendapatkan pelatihan. Meski dalam kelelahan, kata dia, mereka tidak menunjukkan mengalami penurunan semangat.

Sementara itu Ketua Baguna Alvian Feoh mengatakan, dalam pelatihan oleh Basarnas, para peserta dilatih untuk menghadapi medan air, hutan dan gunung.

"Di pelatihan air, peserta dilatih bagaimana mengemudi perahu ketika menyelamatkan korban bencana, juga bagaimana teknik evakuasinya," ungkapnya.

Sementara medan hutan dan gunung, para peserta dilatih teknis medan yang sulit dan bagaimana tetap bisa survive. Sebab, pada umumnya bencana yang terjadi di daerah-daerah memang medannya cukup sulit sehingga butuh keterampilan ketika menanganinya. (mpr/imk)


Berita Terkait