Calon Wali Kota Surabaya yang diusung PDIP ini juga mengingatkan pendukungnya di Kota Pahlawan menaati norma yang ada, tidak melakukan perbuatan yang menciderai demokrasi.
"Jangan menjelek-jelekkan ya. Kita jaga bersama-sama kota ini. Ben kabeh lancar dan kutone tambah apik," kata Risma didampingi calon wakilnya Whisnu Sakti Buana di sela-sela rapat koordinasi tim pemenangan di Hotel Sahid, Surabaya, Minggu (20/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ketua Badan Pemenangan Pemilu (Bappilu) PDIP Kota Surabaya Adi Sutarwijono menambahkan pasangan Tri Rismaharini-Whisnu Sakti Buana telah mengintruksikan agar upaya pemenangan harus dilakukan dengan cara-cara yang cerdas dan elegan serta santun.
"Mari kita tunjukkan bahwa Surabaya bisa menyelenggarakan pemilukada dengan santun dan demokratis tanpa ada black campaign atau cara-cara yang kotor. Biar Kota Surabaya jadi contoh," katanya.
(gik/jor)











































