"Saat dulu (Pilkada Surabaya Tahun 2010) saya banyak di-black sampaign. Tapi ya sudah, Tuhan mentakdirkan mau apa," kata Tri Rismaharini saat jumpa pers bersama pasangan cawawali Wishnu Sakti Buana, dan tim pemenangan Risma-Wishnu usai rapat koordinas tim pemenangan di Hotel Sahid Surabaya, Minggu (20/9/2015).
Risma menceritakan, pada Pilkada Surabaya Tahun 2010 menceritakan, bahwa dirinya sering mendapatkan serangan kampanye hitam.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Saya dulu sering di-trap. Sering dijebak waktu turun (kampanye)," ujarnya.
Meski sering diserang black campaign, Risma menerimanya dan menyerahkan sepenuhnya ke Tuhan.
"Waktu itu Tuhan mentakdirkan menang mau apa," tandasnya. (roi)
(roi/jor)











































