"Jangan melawan dong, saya nggak suka dibilang melawan-melawan," kata Adhyaksa menjawab pertanyaan pendukung yang ingin tahu strategi Adhyaksa melawan Ahok.
Hal ini disampaikan Adhyaksa usai didaulat jadi bakal cagub DKI di sebuah acara yang digelar ratusan pendukungnya di Hotel Kartika Chandra, Jl Gatot Subroto, Jakarta Selatan, Minggu (20/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Jawaban Adhyaksa itu memancing tepuk tangan sejumlah pendukungnya. Adhyaksa kemudian melanjutkan jawabannya dengan memuji kinerja Ahok.
"Pak Ahok bagus, good governance-nya bagus. Dia clean, tegas," kata pria kelahiran Donggala 52 tahun lalu itu.
Namun sebuah kritik halus dilontarkan Adhyaksa. "Komunikasinya perlu disempurnakan, bukan kurang baik," katanya.
Lalu kenapa Adhyaksa tak mau disebut melawan Ahok padahal nyatanya dia akan berhadapan dengan gubernur incumbent itu jika jadi maju Pilgub DKI nanti? Apakah Adhyaksa mencoba membuat kompetisi yang lebih dingin dan sejuk untuk mengambil simpati warga Jakarta? (van/nrl)











































