Rizal Ramli Hingga Agnes Monica Hadiri Hari Perdamaian Dunia di Balai Kota

Rizal Ramli Hingga Agnes Monica Hadiri Hari Perdamaian Dunia di Balai Kota

Ahmad Masaul Khoiri - detikNews
Minggu, 20 Sep 2015 11:52 WIB
Rizal Ramli Hingga Agnes Monica Hadiri Hari Perdamaian Dunia di Balai Kota
Foto: Taufan Noor Ismailian
Jakarta - The Wahid Institute memperingati Hari Perdamaian Dunia yang jatuh pada Senin (21/9) besok di depan Balai Kota, Jakarta Pusat. Terlihat hadir dalam acara itu Menko Maritim Rizal Ramli hingga penyanyi Agnes Monica.

Pantauan detikcom di Jalan Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, kegiatan jalan sehat dimulai sejak pukul 08.45 WIB, Minggu (20/9/2015). Jalan sehat ini dilakukan dari halaman Balai Kota DKI menuju Bundaran HI melewati Kantor Kwartir Pramuka Daerah DKI Jakarta, dan kemudian kembali lagi ke Balai Kota DKI. Ribuan orang tumpah di ruas jalan ini untuk jalan sehat sekaligus menyuarakan pesan perdamaian.

Dalam acara tersebut terlihat hadir Ketua DPD Irman Gusman, Kemenko Maritim Rizal Ramli, istri almarhum Gus Dur Sinta Nuriyah Wahid, Yenny Wahid, artis Agnes Monica yang cantik memakai kebaya dan desainer ternama Anne Avanti. Mereka pun terlihat memainkan kentongan yang diberikan para penari Komunitas Lima Gunung. Gubernur Ahok yang kantornya ketempatan acara tidak tampak karena sedang melakukan kunjungan kerja ke Rotterdam, Belanda.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur The Wahid Institute Yenny Wahid yang memimpin acara tersebut berharap peringatan Hari Perdamaian Dunia bisa menjadi alat menyebarkan kedamaian yang terkoordinir. Dirinya juga mengajak masyarakat ikut andil dalam menyebarkan pesan perdamaian di lingkungan.

"Cara berpikir damai bisa dengan tidak menyebarkan pesan kebencian atau menyebarkan pesan SARA. Justru harusnya dengan pesan penuh cinta. Kita melihat bahwa banyak upaya untuk menyebarkan intoleransi dan banyak sekali sikap radikal di luar sana dan ini sistematis. Kita yang cinta kedamaian cenderung tidak melakukan banyak hal, kita ingin kita juga melakukan langkah menyebarkan kedamaian secara terkoordinir. Kita ajak masyarakat mau ikut andil menyebarkan pesan perdamaian ya minimal di lingkungan terdekat," terang Yenny kepada wartawan, Minggu (20/9/2015).

Yenny mengatakan, saat ini marak sekali pesan kebencian tersebar di media sosial. Padahal seharusnya media sosial itu harus penuh dengan pesan cinta.

"Kita kan terangi semuanya. Mulai dari child abuse, child pornografi, SARA dan antitoleran itu. Kita melihat dari media sosial banyak sekali pesan kebencian, itu banyak sekali orang memprovokasi kita dengan membuat pesan yang tidak bisa diklarifikasi kebenarannya. Media sosial itu, harusnya penuh dengan pesan cinta, jadi buat kami itu hal yang sederhana yang bisa dilakukan hari ini," tutup Yenny.

Rizal Ramli
(spt/nrl)


Berita Terkait