Jemaah! Sebaiknya Wukuf itu Berzikir dan Berdoa, Bukan Jalan-jalan

Haji 2015

Jemaah! Sebaiknya Wukuf itu Berzikir dan Berdoa, Bukan Jalan-jalan

Gagah Wijoseno - detikNews
Minggu, 20 Sep 2015 00:27 WIB
Jemaah! Sebaiknya Wukuf itu Berzikir dan Berdoa, Bukan Jalan-jalan
Foto: Gagah
Makkah - Haji adalah wukuf, jadi manfaatkanlah saat-saat wukuf itu untuk bermunajat, berdoa, berkontemplasi, dan berpikir tentang eksistensi kita di dunia ini. Jangan malah jalan-jalan atau sibuk jeprat jepret.

"Jangan banyak silaturahim. Sering malah naik ke Jabal Rahmah atau foto-foto. Arafah itu berdiam, bermunajat, berzikir kepada Allah," kata Kepala Bidang Bimbingan Ibadah dan Pengawasan Kelompok Bimbingan Ibadah Haji (KBIH) Ali Rokhmad kepada Tim Media Center Haji (MCH) 2015 di  Kantor Daker Makkah, Sabtu (19/9/2015).

Ali menjelaskan jemaah akan mulai diberangkatkan ke Arafah pada tanggal 8 Dzulhijjah (22 September 2015). Jemaah diminta membekali dirinya dengan alat-alat ibadah dan peralatan kesehatan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Manfaatkan untuk berdoa, bermunajat. Pemahaman terhadap eksistensi terhadap diri. Menyadari apa yang sudah dilakukan melakukan muasabah. Keselamatan diri dan keselamatan keluarga," tuturnya.

Jemaah harus mempersiapkan diri saat bergerak dari Arafah ke Muzdalifah. Selesai mengumpulkan batu, jemaah Indonesia akan melempar jumroh aqabah bersama jemaah dari negara lain.

"Siapkan melontar, istirahat. Mina terjadi kepadatan, istirahat banyak berzikir, beribadah, lontar 11-12 Dzulhijjah untuk nafar awal. Sebelum 12 maghrib lalu meninggalkan Mina," jelasnya. (gah/ega)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini