Menurut Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes M Iqbal, berdasarkan hasil autopsi pihak dokter RS Fatmawati, terdapat luka memar di belakang kepala, memar di dagu sebelah kiri, dan kepala mengalami pendarahan luas di selaput otak yang menyebabkan kehilangan kesadaran.
"Terdapat memar di bagian belakang kepala luar serta dagu sebelah kiri," ujar Iqbal, dalam rilisnya, Sabtu (19/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Dari hasil autopsi pihak dokter RS Fatmawati menyatakan penyebab kematian korban adalah terjadinya pendarahan pada selaput otak yang menyebabkan kehilangan kesadaran," jelas mantan Kapolres Jakarta Utara ini.
Anggrah dianiaya karena dia meledek R gendut dan babon. R yang berperawakan gemuk ini marah dan menganiaya Anggrah. Anggrah terjatuh dan terbentur kepalanya hingga pingsan. Dia kemudian dibawa ke puskesmas dan dirujuk ke RS Fatmawati.
(nwy/try)











































