Badar dan Dirman Sempat Berusaha Kabur tapi Malah Tersesat

ADVERTISEMENT

Badar dan Dirman Sempat Berusaha Kabur tapi Malah Tersesat

Wilpret Siagian - detikNews
Sabtu, 19 Sep 2015 18:02 WIB
Badar dan Dirman (Foto: Wilpret Siagian/detikcom)
Jayapura - Badar dan Dirman tak pasrah saat disandera kelompok bersenjata di Papua Nugini (PNG). Keduanya berusaha kabur. Tapi apa lacur, mereka malah tersesat.

Badar berupaya kabur pada hari ke-3 penyanderaan. Dia sempat lolos dari pengawasan pelaku dan kabur ke hutan belantara. Karena hanya muter-muter di lokasi tak terpetakan, pekerja penebang pohon itu ditangkap lagi oleh pelaku.

Selanjutnya, Dirman melakukan hal serupa. Dia kabur dari markas pelaku. Nahasnya, Dirman tersesat di jurang sedalam 35 meter.

"Ketika ditanya apa saya mau kabur, saya jawab tidak dan saya mau ambil daun gatal," kata Dirman di RS Bhayangkara Jayapura, Sabtu (19/9/2015). Badar dan Dirman menceritakan pengalaman tragisnya saat dijenguk Gubernur Papua Lukas Enembe, Kapolda Papua Irjen Pol Paulus Waterpauw, dan Danrem 172/PWY Kolonel Inf Sugiono.

Selama 9 hari disekap, Badar dan Dirman sempat disiksa. Keduanya dipukul, ditendang, dan bahkan disuruh telanjang. Nasib baik berpihak kepada keduanya. Upaya polisi, TNI, dan diplomasi serta campur tangan berbagai pihak, sukses. Oleh penyandera, Badar dan Dirman diserahkan ke kepala desa setempat, lalu ke tentara PNG.

Badar dan Dirman dibawa ke Jayapaura, Jumat (18/9) kemarin. Selama dalam perawatan di RS Bhayangkara, ruangan keduanya dijaga ketat personel Brimob Polda Papua. (try/try)


ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT

ADVERTISEMENT