"Kita akan koordinasi dengan polisi dan pihak orangtua. Hari Senin (21/9) kita akan mengundang pihak sekolah ke kantor Dinas Pendidikan Pemprov DKI untuk mengetahui duduk proses kejadian ini," kata Nasrudin di TPU Wakaf Bungur, Bintaro, Kebayoran Lama, Sabtu (19/9/2015).
Atas kejadian ini, Nasrudin tak lupa mengucapkan rasa bela sungkawa atas kepergian bocah berumur 8 tahun tersebut. "Saya ikut berbela sungkawa, mudah-mudahan Almarhum khusnul khotimah, dan orangtua yang ditinggalkan diberikan ketabahan," kata dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Foto A semasa masih hidup (Rini/detikcom) |
Dia juga berpesan supaya kejadian ini menjadi pembelajaran bagi semua pihak yang terlibat, baik sekolah atau pun guru yang bertanggung jawab.
"Ini pembelajaran, artinya ini musibah, di balik musibah ada proses terjadinya, apakah ada kelalaian sekolah dan guru, karena kejadian sendiri kan terjadi di sekolah di saat proses belajar mengajar," jelas Nasrudin.
"Karena itu Senin nanti kita akan cari tahu apa yang sebenarnya terjadi dalam peristiwa ini dari semua pihak," tutupnya. (rni/bag)











































Foto A semasa masih hidup (Rini/detikcom)