Sekolah di Provinsi Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) diliburkan selama dua hari. Siswa SD, SMP dan SMA atau sederajat diberikan kesempatan libur dua hari untuk belajar di rumah.
Dinas Pendidikan, Pemuda dan Olahraga DIY sudah memberikan surat edaran resmi kepada semua sekolah di seluruh DIY. Sedangkan para guru, karyawan termasuk Tata Usaha (TU) tetap masuk kerja seperti biasa. Namun mereka di berikan kesempatan untuk melaksanakan salat idul Adha terlebih dulu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurutnya, mereka yang melaksanakan Idul Adha tanggal 23 September, setelah melaksanakan salat Idul Adha untuk tetap melanjutkan pekerjaan di sekolah atau instansi masing-masing. Sebab hari libur resmi pemerintah adalah Kamis 24 September.
Sementara itu secara terpisah Ketua Umum Pimpinan Pusat (PP) Muhammadiyah, Haedar Nashir mengatakan meski terjadi perbedaan, hendaknya tidak dipermasalahkan atau dipertentangkan. Adanya perbedaan tersebut karena terjadi perbedaan dalam metode untuk menentukannya.
Haedar mengatakan PP Muhammadiyah mengimbau agar semuanya menjaga toleransi dan saling memahami. PP Muhammadiyah meminta kepada pemerintah untuk memberikan jaminan kebebasan dan keleluasaan kepada warga Muhammadiyah dan umat Islam lain dalam melaksanakan Idul Adha nanti.
"Kami berharap, meski terjadi perbedaan hendak tidak terjadi diskriminasi dalam menggunakan fasilitas umum terutama untuk pelaksanaan salat Idul Adha nanti. Sebab ini dijamin oleh konstitusi," katanya. (bgs/try)











































