Ini Alasan Ahok Berangkat ke Rotterdam di Hari Kerja

Ini Alasan Ahok Berangkat ke Rotterdam di Hari Kerja

Mulya Nur Bilkis - detikNews
Jumat, 18 Sep 2015 18:16 WIB
Ini Alasan Ahok Berangkat ke Rotterdam di Hari Kerja
Foto: Agung Pambudhy
Jakarta - Besok Gubernur DKI Basuki T Purnama akan bertolak ke Rotterdam, Belanda untuk belajar konsep reklamasi. Ia menyatakan sebenarnya tidak perlu pergi namun karena satu hal, ia akhirnya berangkat dan izin 2 hari kerja.

"Sebetulnya saya enggak perlu pergi. Jujur saja saya sudah diminta pergi dari waktu lama, enggak perlu pergi sebenarnya. Tapi Walikota Rotterdam udah 3 kali ke Jakarta dan sudah tulis surat sampai bilang kami udah malu nulis surat undang bapak karena pasti dibalas dengan resmi mohon maaf tidak bisa hadir," kata Gubernur DKI Basuki T Purnama di Balai Kota, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Jumat (18/9/2015).

Ahok menceritakan Wali Kota Rotterdam Ahmed Aboutaleb mengatakan padanya bahwa setelah 3 kali mengunjungi Jakarta, dan berharap ia melakukan kunjungan balasan. Awalnya, Ahok mengelak dengan mengatakan bisa mempelajari sistem reklamasi yang dilakukan pemerintah Rotterdam melalui Youtube. Namun, alasan ini pun ditolak Aboutaleb.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Dia bilang beda kalau Bapak bisa liat langsung DAM (bendungan)nya, semua yang dibikin Belanda dan pelabuhan laut yang akhirnya jadi jalur eksport Jerman," sambungnya.

Sebenarnya Ahok sudah mengirim puluhan PNS untuk mengikuti pelatihan urban water management di Rotterdam pada Oktober 2014 lalu. Mereka sedang memasuki sesi ke tiga dan akan selesai dalam waktu dekat.

Mantan politisi Gerindra ini mengatakan agenda pertemuannya sangat pada selama 2 hari di Belanda. Ahok akan berangkat pada Sabtu dan baru sampai di Jakarta Kamis pekan depan. Beberapa agenda selama dirinya di sana antara lain mengecek seluruh reklamasi, sistem gastifikasi di Rotterdam dari sampah, lumpur menjadi energi.

Ia akan ke Rotterdam bersama perwakilan Jakpro dan Pembangunan Jaya. Selama ia berangkat, wakilnya Djarot akan menjalankan pemerintahan. (mnb/rvk)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads