Batas Laut Timor Leste-Indonesia Masih Proses Pembahasan

Batas Laut Timor Leste-Indonesia Masih Proses Pembahasan

Edward Febriyatri Kusuma - detikNews
Jumat, 18 Sep 2015 18:05 WIB
Dili - Sejauh ini Indonesia dengan Timor Leste tengah melakukan pembahasan batas wilayah laut. Ada puluhan Nelayan WNI yang ditangkap militer kelautan Timor Leste lantaran masuk secara ilegal.

"Untuk batas wilayah Laut Timor Leste dengan Indonesia sejauh ini ada beberapa tempat yang memang masih tumpang tindih sekitar 200 Nautical Mile," ujar Menteri Luar Negeri Timor Leste Hernani Coelho saat menerima kunjungan wartawan Indonesia dikantornya, Dili, Timor Leste, Jumat (18/9/2015).

Baru-baru ini tim ahli dari kedua negara telah melakukan pertemuan diplomasi. Adapun yang dibahas terkait permasalahan batas laut kedua negara.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nanti kita akan melakukan pertemuan untuk membahas hal-hal tentang batas laut Timor Leste dengan Indonesia, karena memang ada beberapa wilayah yang kita saling tumpang tindih," paparnya.

Sebagai negara tetangga, Timor Leste mengharapkan ada solusi dalam batas laut ini. Terlebih dalam pemanfaatan sumber daya alam di peraiaran tersebut.

"Sejauh ini memang masih dalam pembahasan saya sendiri belum bisa memberitahukan hasilnya. Harapannya hal ini bisa diselesaikan secara bertahap terlebih dalam pengelolaan sumber daya alam di perairan sehingga bisa saling menguntungkan," paparnya.

Duta Besar Indonesia di Timor Leste Primanto Hendrasmoro sendiri mengatakan pembahasan batas laut tengah digencarkan bulan-bulan ini. Kedua belah pihak telah saling mengirim tim ahli untuk penyelesaian.

"Baru bulan ini masuk proses pembahasan, sehingga masih dibutuhkan waktu dan proses panjang," paparย  Primanto.

Ia mengatakan sejauh ini hubungan kedua negara baik tak ada konlik. Sebagai negara sabahat penyelesaian batas negara menjadi harapan besar kedua belah pihak.

"Kondisi hubungan bilateral kedua negara baik dan bersahabat, dalam hal ini perlu dimanfaatkan agar penyelesaian batas negara ini bisa segera direalisasikan," tandasnya. (edo/dra)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads