Panitia Anggaran DPR RI Tolak Rencana Kenaikan Harga BBM
Senin, 28 Feb 2005 17:13 WIB
Jakarta - Panitia Anggaran tetap menolak rencana pemerintah untuk menaikkan harga BBM. Alasannya, banyak hal yang belum dipenuhi pemerintah, antara lain mengenai audit harga pokok BBM yang menurut APBN 2005 harus diserahkan Januari kemarin. Demikian disampaikan oleh Ketua Panitia Anggaran DPR RI Emir Moeis usai rapat konsultasi dengan pemerintah di Gedung Nusantara I, kompleks DPR/MPR, Senayan, Jakarta, Senin (28/2/2005). Hadir dalam rapat konsultasi itu dari pihak pemerintah adalah Menko Perekonomian Aburizal Bakrie, Menkeu Jusuf Anwar, Meneg PPN/Kepala Bappenas Sri Mulyani Indrawati, Mendiknas Bambang Sudibyo dan Menteri PU Djoko Kirmanto. "Yang kami takuti kenaikan BBM akan memicu kenaikan harga lainnya di saat masyarakat daya belinya sedang rendah. Kita tetap menolak kenaikan BBM," tegas Emir.Emir juga menjelaskan bahwa dalam rapat konsultasi itu pemerintah tidak mengungkapkan perihal kapan waktu pengumuman kenaikan harga BBM. Saat ditanya apa sikap DPR jika pemerintah tetap mengumumkan kenaikan BBM malam ini, Emir dengan tegas menyatakan DPR akan menolaknya. Emir menegaskan, DPR kemungkinan akan menggunakan salah satu hak yang dimiliki DPR yakni Hak angket jika pemerintah ngotot menaikkan harga BBM. "Kita bisa mengajukan hak angket kalau dinilai perlu oleh banyak anggota DPR. Tetapi paling tidak pemerintah harus bicara saat pembahasan mengenai revisi APBN," tegasnya. DPR, lanjut Emir mendesak pemerintah untuk meningkatkan efisiensi di tubuh Pertamina terlebih dahulu sebelum mengurangi subsidi BBM.
(qom/)











































