Dubes: Pencairan Santunan Raja Diurus KBRI di Arab Saudi

Crane Jatuh di Masjidil Haram

Dubes: Pencairan Santunan Raja Diurus KBRI di Arab Saudi

Danu Damarjati - detikNews
Jumat, 18 Sep 2015 16:58 WIB
Dubes: Pencairan Santunan Raja Diurus KBRI di Arab Saudi
Foto: Hasan Alhabshy
Jakarta - Raja Arab Saudi Salman bin Abdulaziz Al Saud memberi santunan kepada pihak korban derek (crane) jatuh di Masjidil Haram, sebesar jutaan Riyal. Bagaimana pencairannya?

Berbicara dalam jumpa pers di Kantor Kedutaan Besar Arab Saudi untuk Indonesia, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Jumat (8/9/2015), Dubes Arab Saudi Mustafa bin Ibrahim Al Mubarak menjelaskan bahwa pencairan diurus pihak Indonesia.

"Langsung melalui KBRI di Riyadh, atau melalui Konsulat Jenderal Indonesia di Jeddah, Arab Saudi," kata Mustafa.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Setelah pihak Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) atau Konjen di Saudi memastikan pihak keluarga yang bakal mendapat santunan, maka pihak KBRI akan melaporkan ke Kementerian Agama.

"Yang Mulia (Raja Saudi) memerintahkan santunan untuk korban sebesar satu juta Riyal Saudi kepada masing-masing keluarga para syuhada yang meninggal. Juga satu juta Riyal Saudi kepada masing-masing keluarga yang mengalami cidera parah yang mengakibatkan cacat fisik," kata Mustafa.

Untuk korban yang mengalami cidera ringan, mereka akan menerima santunan raja sebesar SR 500.000. Raja Saudi juga menginstruksikan untuk mengundang anggota keluarga sebagai jamaah haji program tamu undangan.

"Mengundang dua anggota keluarga dari masing-masing korban meninggal dunia dari jamaah haji luar negeri dalam program tamu undangan Khadim Al Haramain Al Syarifain pada musim haji 1437 Hijriyah," kata Mustafa.

Untuk jamaah haji saat ini yang masih mengalami sakit sehingga belum bisa melanjutkan ibadahnya, mereka dapat melaksanakannya pada musim haji mendatang, 1437 Hijriyah. Mereka juga berstatus tamu undangan Khadim Al Haramain Al Syarifain.

Selain itu, visa kunjungan khusus akan diberikan kepad akeluarga korban cidera yang dirawat di Rumah Sakit di Saudi. (dnu/spt)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads