Demikian disampaikan Kapolda Riau Brigjen Bambang Doly dalam Rakor Kebakaran Hutan dan Lahan di Gedung Gubernuran Riau, Jl Diponegoro Pekanbaru, Jumat (18/9/2015). Dia menjelaskan, bahwa jumlah tersangka pelaku pembakar lahan dan hutan akumulasi sejak Januari hingga September.
"Dari jumlah 44 ada 22 berkasnya yang sudah dinyatakan lengkap oleh pihak kejaksaan," kata Doly.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Tersangka kita tangkap di Sumbar, langsung kita boyong ke Pekanbaru dan dilakukan penahanan," kata Doly.
Perusahaan LIH ini berada di Kabupaten Pelalawan. Perusahaan ini memiliki izin luas 500 hektare perkebunan sawit. Namun ada sekitar 200 hektare kawasan hutan milik perusahaan yang terbakar pada Juli 2015.
Menjawab pertanyaan bahwa masih ada 2 perusahaan lagi yang disidik, Kapolda Riau mengatakan semuanya masih proses.
"Nanti kalau sudah tuntas akan kita beritahukan. Jangan buru-buru," tutup Doly. (cha/try)











































