"Jadi ini semua satu pangkalan di Petojo, di Gang Al Irsyad, di belakang Jl Gadjah Mada," jelas Degen, Jumat (18/9/2015).
Degen mengaku dirinya senang apabila teman-temannya bisa akur berdampingan dan tidak bergesekan. Semua mencari nafkah untuk keluarga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Para tukang ojek ini memiliki cerita masing-masing. Ada yang banyak dapat pesanan, ada juga yang sedikit. Semua tidak saling iri.
"Ada tukang parkir yang gabung ojek online, kemudian sukses dan sekarang bisa beri uang untuk ibunya," terang Degen yang juga suka ikut menyumbang makan atau minum untuk para pengojek ini.
![]() |
Degen juga menulis tentang seorang tukang ojek online yang kini sepi pesanan dan anaknya berkeluh kesah. Ayahnya tak banyak lagi membawa pulang uang.
"Mungkin dibatasi jumlah pengojeknya, kasihan juga penghasilannya turun drastis," tutur Degen memberi saran. (dra/dra)













































