Selama 2015, Ada 23 Kasus Laka yang Melibatkan Angkutan Umum di Jaksel

Selama 2015, Ada 23 Kasus Laka yang Melibatkan Angkutan Umum di Jaksel

Mei Amelia R - detikNews
Jumat, 18 Sep 2015 15:33 WIB
Selama 2015, Ada 23 Kasus Laka yang Melibatkan Angkutan Umum di Jaksel
Foto: Reno Hastukrisnapati Widarto
Jakarta - Sepanjang Januari hingga September 2015 berjalan ini, ada 23 kasus kecelakaan yang melibatkan angkutan umum di wilayah Jakarta Selatan. Beberapa di antaranya berakibat fatal, menewaskan pengendara yang lain.

"Berdasarkan catatan kami, sejak Januari sampai September 2015 ini ada 8 kasus Kopaja yang terlibat kecelakaan dan Metro Mini sebanyak 15 kasus," kata Kasat Lantas Wilayah Jaksel Kompol Doddy Ferdinan kepada wartawan, Jumat (18/9/2015).

"Korbannya sendiri datanya harus kita cek dulu, tetapi beberapa di antaranya ada yang meninggal," imbuhnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Kecelakaan terakhir yang melibatkan angkutan umum yakni unit Kopaja yang menabrak dan menewaskan driver Go-Jek Gunawan dan anak-istrinya, di Jl Warung Buncit, Jaksel, beberapa hari lalu. Peristiwa ini tidak hanya membuat Gunawan dan istri serta bayi dalam kandungan istrinya meninggal, tetapi putera pertama mereka-Aldo-juga mengalami luka-luka.

Untuk lokasi rawan kecelakaan di Jakarta Selatan, Doddy menyatakan pihaknya telah memetakan titik-titik rawan tersebut. Salah satunya jalur Mampang.

Mengantisipasi kerawanan kecelakaan ini, pihaknya melakukan upaya preventif bersama Dishub untuk mengimbau kepada para sopir angkutan umum di terminal-terminal. Di samping itu, upaya penegakan hukum tetap dilaksanakan terhadap para pengemudi angkutan umum yang bandel, dengan mengedepankan Satgas Tatib.

"Dengan Satgas Tatib sekarang ini fokus untuk di jalan terhadap semua pelanggaran, yang ngetem. Tindakannya dalam bentuk tilang atau tahan kendaraannya yang tidak dilengkapi surat-surat," tutupnya. (mei/rvk)


Berita Terkait