"Berdasarkan catatan kami, sejak Januari sampai September 2015 ini ada 8 kasus Kopaja yang terlibat kecelakaan dan Metro Mini sebanyak 15 kasus," kata Kasat Lantas Wilayah Jaksel Kompol Doddy Ferdinan kepada wartawan, Jumat (18/9/2015).
"Korbannya sendiri datanya harus kita cek dulu, tetapi beberapa di antaranya ada yang meninggal," imbuhnya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Untuk lokasi rawan kecelakaan di Jakarta Selatan, Doddy menyatakan pihaknya telah memetakan titik-titik rawan tersebut. Salah satunya jalur Mampang.
Mengantisipasi kerawanan kecelakaan ini, pihaknya melakukan upaya preventif bersama Dishub untuk mengimbau kepada para sopir angkutan umum di terminal-terminal. Di samping itu, upaya penegakan hukum tetap dilaksanakan terhadap para pengemudi angkutan umum yang bandel, dengan mengedepankan Satgas Tatib.
"Dengan Satgas Tatib sekarang ini fokus untuk di jalan terhadap semua pelanggaran, yang ngetem. Tindakannya dalam bentuk tilang atau tahan kendaraannya yang tidak dilengkapi surat-surat," tutupnya. (mei/rvk)











































