Rakor dilaksanakan di Gedung Gubernuran, Jl Diponegoro, Pekanbaru, Jumat (18/9/2015) yang dipimpin Plt Gubernur Riau, Arsyadjuliandi Rachman. Hadir Muspida Riau, Polda, Kejati, Danrem dan DPRD Riau.
Sejumlah pengusaha perkebunan sawit dan hutan tanaman industri juga hadir. Ini belum lagi Bupati dan Wali Kota di Riau.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tidak ada hal yang baru disampaikan dalam rapat tersebut. Plt Gubernur di hadapan peserta terutama kepada pihak perusahaan untuk bersama-sama mengatasi atau mencegah terjadinya kebakaran lahan.
"Kita minta semua yang ada di ruangan ini, terutama perusahaan tolong sampaikan juga pada jaringan perusahaan lainnya yang mungkin ada di Sumsel juga untuk sama-sama menanggulangi kebakaran ini," kata Andi Rachman sapaan akrab Plt Gubernur Riau.
Untuk menegaskan kembali, dengan pengeras suara Andi kembali mengulangi kalimatnya. "Apakah kita yang di ruangan ini berjanji untuk tidak bakar lahan?" kata Andi.
Para peserta pun seperti kor paduan suara menyambut teriakan tersebut. "Janjiiiii," jawab perserta.
Lantas Andi kembali menegaskan lagi karena sepertinya suara peserta kurang menyaring. "Kayaknya perlu saya ulang lagi ini. Janji nih tidak ada lagi kebakaran di wilayah kita?"
Peserta pun menyambut dengan semangat,Β "Janjiiii".
Andi Rachman dalam Rakor ini sempat curhat. Dia mengeluh persoalan kebakaran lahan dan asap di Sumatera, tetap Riau yang menjadi sorotan media.
"Ini yang kita bingungkan. Di tempat kita titik api sudah jauh berkurang, tapi sorotan media ke tempat kita saja," keluh Andi.
Menurut Andi kepungan asap yang saat ini melanda di Riau merupakan asap kiriman dari provinsi tetangga.
"Kita sudah maksimal mengatasi kebakaran, dan titik api sangat jauh berkurang. Tapi asap tetap saja ada," kata Andi.
Untuk menutup acara ini, Andi kembali meneriakkan terakhir kalinya soal perjanjian tadi. "Janji kita" kata Andi. "Janjiii" kata peserta sambil bertepuk tangan. (cha/try)











































