Penyanderaan 6 Hari di Hutan Papua Nugini Sisakan Trauma Bagi Dirman dan Badar

Penyanderaan 6 Hari di Hutan Papua Nugini Sisakan Trauma Bagi Dirman dan Badar

Yudhistira Amran Saleh - detikNews
Jumat, 18 Sep 2015 11:08 WIB
Penyanderaan 6 Hari di Hutan Papua Nugini Sisakan Trauma Bagi Dirman dan Badar
Foto: istimewa
Jakarta - Penyanderaan selama 6 hari yang dialami Ngadiri alias Dirman dan Badar oleh kelompok bersenjata di hutan Papua Nugini (PNG) menyisakan trauma. Tak heran, saat berhasil dibebaskan tentara PNG dan dibawa ke KJRI Vanimo di PNG, keduanya menangis. Mereka merasa aman, setelah 6 hari berkeliling hutan dan makan seadanya.

"Ya mereka masih trauma, masih ada rasa shock. 6 Hari mas di hutan," kata Kepala KJRI Vanimo, Elmar Lubis, Jumat (18/9/2015).

Tangis pecah saat Dirman dan Badar diserahterimakan ke KJRI Vanimo. Konsul Elmar juga ikut menitikkan air mata. "Saya juga ikut terharu, sekarang happy lah, sudah bebas," imbuh dia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Baca juga Infografis: Misi Menyelamatkan 2 WNI dari Tangan Kelompok Bersenjata

Kedua WNI itu kemudian menyantap makanan, membersihkan badan, dan mendapatkan pakaian ganti. Mereka juga mengontak keluarga. Keduanya dibebaskan pada Kamis (17/9) malam.

"Nanti akan diserahterimakan ke Pangdam Cendrawasih di perbatasan, dan selanjutnya ke Pemprov Papua. Mereka akan menjalani pemeriksaan kesehatan," tutur dia.

Kondisi mereka sehat secara fisik, tak ada penganiayaan yang diterima. Hanya saja, keduanya mengalami luka di kaki karena terjatuh di hutan. (dra/dra)


Anda menyukai artikel ini

Artikel disimpan

Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 

Belum ada komentar.
Jadilah yang pertama berkomentar di sini