"Ya mereka masih trauma, masih ada rasa shock. 6 Hari mas di hutan," kata Kepala KJRI Vanimo, Elmar Lubis, Jumat (18/9/2015).
Tangis pecah saat Dirman dan Badar diserahterimakan ke KJRI Vanimo. Konsul Elmar juga ikut menitikkan air mata. "Saya juga ikut terharu, sekarang happy lah, sudah bebas," imbuh dia.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kedua WNI itu kemudian menyantap makanan, membersihkan badan, dan mendapatkan pakaian ganti. Mereka juga mengontak keluarga. Keduanya dibebaskan pada Kamis (17/9) malam.
"Nanti akan diserahterimakan ke Pangdam Cendrawasih di perbatasan, dan selanjutnya ke Pemprov Papua. Mereka akan menjalani pemeriksaan kesehatan," tutur dia.
Kondisi mereka sehat secara fisik, tak ada penganiayaan yang diterima. Hanya saja, keduanya mengalami luka di kaki karena terjatuh di hutan. (dra/dra)










































