"Sudah, sudah (dibebaskan). Sudah aman," ujar Luhut di kantornya, Jl Medan Merdeka Barat, Jakpus, Jumat (18/9/2015).
Sayangnya Luhut belum mau menjelaskan detil mengenai pembebasan kedua sandera yang disandera dan dibawa masuk ke Papua Nugini sejak 11 September lalu. Luhut sedang menanti tamu kenegaraan Wakil Perdana Menteri Malaysia Ahmad Zahid Hamidi.
Sebelumnya Menlu Retno Marsudi juga datang menghadap Luhut. Retno pun tampak terburu-buru keluar dari kantor Luhut karena ingin melaporkan perihal pembebasan kedua WNI tersebut kepada Presiden Joko Widodo.
"Saya mau melapor ke presiden. Saya nggak mau kalau berbicara detil (pembebasan) nya. Yang jelas fokus kita penyelematan sandera," ujar Retno sebelum berlalu.
Baca juga Infografis: Misi Menyelamatkan 2 WNI dari Tangan Kelompok Bersenjata
Retno datang menemui Luhut untuk rapat mengenai kebebasan jurnalis asing di Papua. Selain dengan Luhut, rapat juga dihadiri oleh KaBIN Sutiyoso.
"Kalau ini (saya ke sini) soal jurnalis aja, kan ada keterbukaan (di Papua) bagaimana supaya kebijakan presiden bisa kita amankan," tutur Sutiyoso di lokasi yang sama.
"Pembebasan sandera OPM (tanya) sama Menkopolhukam. Soal sandera kan sudah kembali dengan selamat. Itu hasil diplomasi dari kemlu ya," sambungnya.
Selain Retno dan Sutiyoso, tampak pula Kapuspen TNI Mayjen Endang Sodik. Namun Endang sama sekali tidak bersedia memberi pernyataan dan langsung berlalu pergi saat dimintai konfirmasi oleh wartawan. (elz/rvk)











































