Ditantang Ahok, Risma Ngakak dan Azwar Anas Belum Berani

Ditantang Ahok, Risma Ngakak dan Azwar Anas Belum Berani

Ahmad Toriq - detikNews
Jumat, 18 Sep 2015 10:10 WIB
Ditantang Ahok, Risma Ngakak dan Azwar Anas Belum Berani
Foto: Dikhy Sasra
Jakarta - Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menilai sejumlah kepala daerah teladan layak maju Pilgub DKI. 'Tantangan' Ahok ini direspons beragam dari tokoh daerah tersebut.

Ahok memang menyebut sejumlah kepala daerah yang sedang naik daun seperti Wali Kota Bandung Ridwan Kamil, Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas, Walikota Solo FX Hadi Rudyatmo, Walikota Surabaya Tri Rismaharini, Bupati Bantaeng Nurdin Abdullah dan Walikota Makassar Moh. Ramdhan Pomanto, layak maju Pilgub DKI.

Namun demikian Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini (Risma) hanya tertawa lebar saat dikonfirmasi terkait hal ini. Risma malah bercanda balik menantang Ahok di Pilwalkot Surabaya,

"Ahok kongkon nyalonke dadi Walikota Suroboyo. Iku lawan seimbang (Ahok suruh mencalonkan jadi Walikota Surabaya. Baru lawan seimbang)," ujarnya sambil tertawa lebar sambil menutup mukanya dengan kedua tangannya, saat berbincang dengan wartawan di rumah dinas Walikota Surabaya, Kamis (17/9/2015).

Rupanya Risma memang ingin fokus membangun Surabaya. "Wes emboh rek. Aku tak kerjo ae gak mikir iku (Tidak tahu. Saya kerja saja tidak pikir itu)," katanya.

Pandangan senada disampaikan Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar. Anas mengaku masih ingin fokus membangun Banyuwangi.

"Bagi saya, jika kuatnya mengangkat beban dan tanggung jawab 5 kilogram, jangan coba-coba mengangkat 10 kilogram. Banyak tokoh lain yang lebih hebat," kata Anas saat dihubungi detikcom, Kamis (17/9/2015).

Tokoh hebat yang dimaksud Anas di antaranya Ahok, Risma, Abdul Kholiq (Bupati Wonosobo), Ridwan Kamil, Bima Arya, dan FX Hadi Rudyatmo (Wali Kota Solo).

"Saya fokus saja menjalankan program di Banyuwangi. Meski angka kemiskinan telah turun, masih banyak pekerjaan rumah yang belum kami tuntaskan," aku Anas yang mantan anggota DPR dari PKB ini.

Namun bukanlah politik begitu dinamis dan sulit ditebak, mungkinkah kedua kepala daerah teladan ini bakal mengikuti takdir politiknya jika ada peluang di Pilgub DKI? (van/try)


Berita Terkait