Suasana hangat dan penuh keakraban tergambar jelas diantara Zulkifli dan Ketua CPPCC Yu Zhengsheng. Dalam pertemuan itu, keduanya terus membahas upaya peningkatan hubungan bilateral antara Indonesia dan Tiongkok dalam berbagai hal.
"Saya merasa persahabatan Indonesia dan Tiongkok yang mendalam. Orang Indonesia menyambut (rombongan kami) dengan ramah. Kunjungan saya di Indonesia sangat sukses karena saya bertemu dengan Presiden Indonesia dan tokoh-tokoh penting lainnya," kata Yu mengawali pembicaraan di Gedung CPPCC National Commitee, Jl Taipingqiao, Beijing, Tiongkok, Kamis (17/9/2015).
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Indonesia-Tiongkok memiliki sejarah yang panjang. Kita berharap hubungan kedua negara bisa semakin dekat, tidak hanya antar pemerintah tetapi juga parlemen," ujar Zulkifli.
Hadir dalam pertemuan itu dari Indonesia antara lain Wakil Ketua MPR Hidayat Nurwahid, Ketua Fraksi Golkar MPR Rambe Kamarul Zaman, Ketua Fraksi PDIP MPR Achmad Basarah, Ketua Fraksi PKS MPR TB Soenmandjaja, Ketua Fraksi Hanura MPR Sarifuddin Sudding, Sekretaris Jenderal MPR Eddie Siregar, Presdir Maspion Group Alim Markus, Dubes Indonesia untuk Tiongkok Soegeng Rahardjo dan perwakilan KBRI.
Zulkifli menegaskan Indonesia tidak hanya ingin memperkuat kerjasama di bidang maritim dan jalur sutera (perdagangan), tetapi juga dalam pemanfaatan energi serta tenaga listrik. Sebab Tiongkok dianggap menjadi pintu untuk menjalin kerjasama dengan dunia internasional ke depannya.
"Poros maritim dan inisiatif jalur sutera Tiongkok yang dapat memperkuat bilateral dan merealisasikan maritim interconnectivity. Kita juga ingin bekerjaama di bidang energi dan listrik. Kita harapkan juga kerjasama di hubungan multilateral. Tentu dukungan Tiongkok akan memudahkan kami bicara ke negara-negara sahabat lainnya," terangnya.
Terkait poros maritim, Yu pun mengatakan ada banyak kesamaan antara negaranya dan Indonesia. Sehingga sangat cocok apabila keduanya bisa terus meningkatkan hubungan bilateralnya.
"Inisiatif Tiongkok cocok dengan Indonesia dengan poros maritim dunia. Dengan inisiatif itu perlu ditingkatkan dan terus dilanjutkan. Saya berharap kerjasama program inisiasi yang baik," kata Yu.
Dia pun menceritakan saat rombongan CPPCC berkunjung ke Surabaya, Jawa Timur melihat Jembatan Suramadu yang menghubungkan dengan wilayah Madura. Menurutnya, itu salah satu bentuk kerjasama Indonesia dan Tiongkok yang baik dalam bentuk infrastruktur. "Saya ingin terus berusaha kerjasama dan hubungan bilateral terus berkembang," tutupnya.
Usai pertemuan antar parlemen yang berlangsung sekitar 20 menit, Ketua CPPCC menjamu rombongan delegasi MPR makan malam. Berbagai menu tradisional Tiongkok disajikan dalam makan malam tersebut secara bergantian. (aws/ega)











































