Hapus Sistem Setoran, Solusi Dishub Basmi Kopaja Ugal-ugalan

Hapus Sistem Setoran, Solusi Dishub Basmi Kopaja Ugal-ugalan

Elza Astari Retaduari - detikNews
Kamis, 17 Sep 2015 18:13 WIB
Hapus Sistem Setoran, Solusi Dishub Basmi Kopaja Ugal-ugalan
Kopaja 612 tabrak driver Go-Jek (Foto: Reno Hastukrisnapati Widarto)
Jakarta - Dinas Perhubungan DKI (Dishub) melakukan berbagai cara untuk mentertibkan Kopaja ugal-ugalan. Mulai dari membentuk Satgas Pengawas, menerapkan sanksi hingga mengintegrasikan Kopaja dengan PT Transportasi Jakarta.

"Pertama, penerapan sanksi dan kedua, kita mengajak. Kenapa sih ugal-ugalan? Kan ngejar setoran. Untuk memutus rantai itu, Pak Gubernur menerapkan sistem rupiah/km. Harus," kataΒ  Kepala Dinas Perhubungan dan Transportasi DKI Jakarta Andri Yansyah usai menghadiri jumpa pers soal aplikasi Uber di Kantor Dishub, Jl Taman Jati Baru, Gambir, Jakpus, Kamis (17/9/2015).

(Baca:Tertibkan Kopaja Nakal, Ditlantas Polda Metro Buat Satgas Tatib)

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Saat ini Dishub sedang mengajukan lelang di Lembaga Kebijakan Pengadaan Barang/Jasa (LKPP). Nantinya operator Kopaja bisa masuk jalur TransJ dan dibayar per kilometer, bukan berdasarkan setoran.

"(Deal) dengan Kopaja juga sudah ada. Mungkin APTB pun saya suruh masuk (jalur TransJ). Supaya masyarakat yang mengejar bus atau angkutan umum, bukan angkutan umum yang mengejar masyarakat," ucapnya.

"Insya Allah jika ini diterapkan masalah akan sedikit berkurang, masalah ugal-ugalan. Jadi santai saja, ada penumpang nggak ada penumpang, headway-nya 7 menit sekali langsung jalan," tambah Andri.

Kopaja ugal-ugalan sudah memakan banyak korban. Terakhir adalah Kopaja 612 yang menabrak keluarga driver Go-Jek yang terdiri dari Gunawan, istrinya Lilis Lestari yang sedang mengandung 8 bulan dan Aldo pada Rabu (16/9/2015) kemarin di depan Wisma Yakyf, Jl Warung Buncit. Gunawan tewas di tempat sementara Lilis dan bayi dalam kandungannya meninggal saat berada di RS JMC. Sedang Aldo kritis. (slm/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads