Riau saat ini tak hanyaย dihebohkan soal asap, tapi juga dihebohkan soal para pejabatnya pada 'keluyuran' ke luar negeri. Sebelumnya, Wali Kota Pekanbaru, Firdaus MT, akan berangkat di Cina. Namun setelah mendapat kritikan masyarakat, orang nomor satu di Pekanbaru itu dikabarkan membatalkan niatnya ke Tiongkok.
Undangan Pemkot Pekanbaru dan Pemprov Riau ke Cina merupakan undangan resmi Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM) Pusat. Undangan tersebut untuk bertemu dengan sejumlah investor di negeri Tirai Bambu.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Benar, ada dua dina yang melakukan kunjungan kerja atas undangan BKPM. Dinas Pariwisata dan Disperindag," kata Kepala Biro Humas Pemprov Riau, Darusman saat dikonfirmasi detikcom, Kamis (17/9/2015).
Menurut Darusman, kepergian para pejabat Pemprov Riau ini diperkirakan selama lima hari. Hanya saja Darusman tidak memastikan kapan para pejabat itu berangkatnya.
Menjawab bahwa istri Plt Gubernur Riau, Arsyaduliandi Rachman, Silsilita, juga ikut dalam rombongan ke Cina, Darusman tidak menampiknya.
Menurut Darusman, istri Plt Gubernur Riau, Sililita ikut dalam rombongan atas nama Ketua Dekranasda (Dewan Kerajinan Nasional Daerah) Riau.
"Iya, ikut dalam rombongan atas nama Dekranasda," kata Darusman.
Namun menurutnya, istri Plt Gubernur Riau itu berangkat dengan menggunakan dana pribadi.
"Untuk ketua Dekranasda tidak menggunakan dana APBD, melainkan dana pribadi. Ibu (Silsilita) menolak memakai anggaran yang sudah ada, lebih memilih pakai dana pribadi," tutup Darusman.
Keberangkatan para pejabat ini, dinilai kurang etis di saat Riau status darurat asap. (cha/try)











































