"Tidak ditegur. Saya hari Minggu (13/9) sudah bertemu Pak Prabowo," kata Fadli saat dihubungi, Kamis (17/9/2015).
Wakil Ketua DPR ini kemudian mengungkap isi pertemuannya dengan Prabowo. Fadli terlebih dahulu menjelaskan bahwa DPR memang memiliki tugas diplomasi, termasuk saat kunjungan kerja ke Amerika Serikat. Prabowo lalu balas menyampaikan wejangannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Menurut Fadli, Prabowo menolak bila kunjungan kerja hanya sekadar studi banding. Fadli menyebut konferensi parlemen sedunia di New York yang dia ikuti kemarin termasuk yang diizinkan.
"Kalau konferensi parlemen, pembuatan UU, ya itu ada urgensinya. Itu yang disampaikan ke saya," ucap Fadli.
(imk/tor)











































