Sahut-sahutan Ahok dengan Para Penantang

Sahut-sahutan Ahok dengan Para Penantang

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Kamis, 17 Sep 2015 13:53 WIB
Sahut-sahutan Ahok dengan Para Penantang
Foto: Foto: Detikcom/Rengga Sancaya
Jakarta - Pilgub DKI masih dua tahun lagi namun bursa calon gubernur Ibu Kota sudah memanas. Sejumlah nama calon gubernur penantang incumbent Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) terus bermunculan. Ahok pun mulai 'berbalas pantun' dengan para calon penantangnya.

Sampai saat ini baru dua orang yang secara gamblang menyatakan siap maju di Pilgub DKI menjadi penantang Ahok yakni pengusaha muda yang juga Waketum Gerindra Sandiaga Uno dan eks Menpora Adhyaksa Dault.

Sandi yang telah menyatakan siap maju Pilgub DKI telah melontarkan sedikit kritik soal kondisi Jakarta. Baginya Jakarta belum sekelas kota metropolitan lain di dunia.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita belum melihat DKI setara dengan kota metropolis yang lain," kata Sandi di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Rabu (16/9/2015).

Dia kemudian menyebut sejumlah sektor yang belum maksimal. "Satu, masalah infrastruktur. Kedua, bagaimana dunia usaha di DKI khususnya mikro kecil menengah ikut tumbuh dengan yang besar sehingga jarak yang selama ini bisa dikurangi," kata dia.

Kritik yang disampaikan Sandi langsung berbalas. Ahok balik mempertanyakan apakah Sandi punya program yang lebih jago darinya.

"Orang Jakarta akan menilai, kalau jadi gubernur dia (Sandiaga) punya program apa? Apa yang pengin dia perbaiki? Apa yang belum Ahok kerjakan? Ada enggak ide lebih bagus, lebih hebat dari yang Ahok lakukan. Kalau ada dan orang percaya, berarti orang akan pilih dia dong," ucap Ahok di kantornya, Jl Medan Merdeka Selatan, Jakarta Pusat, Kamis (17/9/2015).

Soal rekam jejak Sandiaga Uno sendiri, Ahok mengaku tak tahu banyak. Pasalnya, selama ini Sandiaga lebih banyak bergerak di kepartaian dan dunia usaha, belum pernah menjabat di dunia birokrat.

"Ya dia kan belum pernah jadi pejabat, saya enggak tahu," sambungnya.

Penantang Ahok yang lain, Adhyaksa Dault, tak memulai pertarungan dengan kritikan. Bagi Ketua  Kwarnas Pramuka itu, Ahok sudah lumayan oke.

"Kalau menurut saya Ahok dari segi clean government sudah oke," kata Adhyaksa saat berbincang dengan detikcom, Kamis (17/9/2015).

Prestasi itu menjadikan kompetisi bukan hal mudah bagi penantang Ahok. Adhyaksa sendiri merasa harus kerja lebih keras jika memang dia dipercaya masyarakat Jakarta nantinya.

"Saya kalau dikasih amanah harus lebih dari beliau. Ini yang menjadi konsen saya. Kalau Pak Ahok clean government sudah bagus, saya apa kelebihannya nanti," kata pria kelahiran Donggala, Sulteng, 52 tahun lalu itu.

Lalu apakah ketiga orang ini benar-benar bakal bersaing di Pilgub DKI tahun 2017 mendatang? (van/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads