Jaksa KPK Minta Hakim Tolak Keberatan OC Kaligis

Jaksa KPK Minta Hakim Tolak Keberatan OC Kaligis

Ikhwanul Khabibi - detikNews
Kamis, 17 Sep 2015 13:48 WIB
Jaksa KPK Minta Hakim Tolak Keberatan OC Kaligis
Foto: Grandyos Zafna
Jakarta - Jaksa penuntut umum dari KPK menjawab nota keberatan (eksepsi) yang disampaikan Otto Cornelis Kaligis. Jaksa meminta agar hakim menolak seluruh keberatan Kaligis.

"Kami memohon majelis yang memeriksa dan mengadili perkara ini untuk memutuskan menolak keberatan eksepsi yang diajukan terdakwa dan penasihat hukum, menyatakan surat dakwaan telah memenuhi syarat, menyatakan pengadilan tipikor pada PN Jakarta Pusat berwenang untuk memeriksa dan mengadili terdakwa dan melanjutkan persidangan ini," kata jaksa penuntut umum dari KPK, Yudi Kristiana di Pengadilan Tipikor, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Kamis (17/9/2015).

Selain itu, Yudi juga mengingatkan Kaligis agar jangan terus berusaha menutupi kesalahannya yang telah terlibat perkara penyuapan terhadap hakim PTUN Medan. Pasalnya, kasus yang menjerat pengacara kondang itu kini sudah terang benderang.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Mengingatkan kepada terdakwa agar tidak terlalu berlebihan menanggapi perkara ini. Kami percaya sudah ribuan perkara hukum yang ditangani terdakwa , kami percaya sudah banyak kebaikan yang dilakukan oleh terdakwa, kami percaya sudah banyak anak yatim yang disantuni terdakwa, kami percaya sudah banyak kaum papa yang ditolong terdakwa, kami percaya sudah banyak beasiswa yang sudah diberikan terdakwa, kami percaya terdakwa berbagi berkat bagi sesama yang membutuhkan, namun kemudian memegahkan diri dengan kebaikan tidak bisa menyebunyikan diri dari perbuatan yang tidak dikehendaki Tuhan," tegas Yudi.

Sejak awal persidangan, Kaligis memang terus bersikukuh agar blokir terhadap rekeningnya dibuka. Ayah Velove Vexia itu menyebut bahwa banyak orang yang membutuhkan belas kasihannya, sehingga pembukaan blokir rekening sangat diperlukan.

"Untuk sebab itu dengan memohon hikmat Allah dan kuasa Ilahi sebagai sesama manusia kami mengingatkan, bukankah hari sudah mulai senja? Namun demikian sebagaimana tertulis dalam Yesaya 59:1 'Sesungguhnya tangan Tuhan tidak kurang panjang untuk menyelamatkan dan pendengaran-Nya tidak kurang tajam untuk mendengar'," tutur Yudi. (kha/hri)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads