Peluncuran mobil tersebut dilakukan pukul 08.30 WIB di VIP Barat Kawasan Gelora Bung Karno, Senayan, Jakarta, Kamis (17/9/2015). Kapsul waktu itu diletakkan di dalam sebuah tabung yang berdiri di atas mobil pikap 4x4.
"Ini adalah berisi mimpi-mimpi. Dari Sabang sudah dimulai. Kemudian mimpi itu juga dirumuskan oleh provinsi yang lain. Dari Sabang terus sampai ke Merauke pada 21 Desember nanti," ujar Pratikno.
Tabung itu berukuran 40x60 centimeter. Mobil itu nantinya akan menempuh perjalanan dari Sabang sampai Merauke sejauh 30.500 kilometer, mulai 22 September dari Sabang dan sampai 21 Desember di Merauke.
Perjalanan akan ditempuh selama 96 hari dan singgah di 43 kota di 34 provinsi. Di setiap kota, tabung itu akan mengumpulkan resolusi dan mimpi-mimpi dari rakyat untuk Indonesia mendatang. Teknis pengumpulannya, warga diminta menulis di secarik kertas tentang mimpi dan harapan mereka. Kertas itu lalu dimasukkan ke dalam tabung. Selanjutnya tabung itu ditutup dan disimpan. Tabung itu akan dibuka 70 tahun mendatang, atau tahun 2085.
"Mimpi ini adalah mimpi rakyat. Mimpi Indonesia yang dirangkai dari daerah-daerah Indonesia yang besar. Dan bukan hanya untuk dirumuskan, tapi juga untuk diperjuangkan," kata Pratikno.
Tabung dan kapsul itu didesain oleh Dodon Doni dan dibikin di UKM Utama Jasa Metal, Cempaka Putih, Jakarta. Sang desainer mengatakan tabung itu dibuat berbentuk bulat dengan bahan stainles steel kualitas tinggi.
Mensesneg luncurkan kapsul mimpi |
"Awalnya segi delapan, tapi setelah dikoreksi jadi bulat yang lebih efisien. Nanti di Merauke kapsul-kapsul akan dikeluarkan dari tabung dan masing-masing dimasukkan dalam wadah perunggu berbentuk telur dan ditanam di monumen. Jadi monumennya banyak nanti, karena satu-satu," kata Dodon.
(jor/nrl)












































Mensesneg luncurkan kapsul mimpi