Hewan Kurban Stres Bisa Sebabkan Rasa Daging Tak Enak

Hewan Kurban Stres Bisa Sebabkan Rasa Daging Tak Enak

Bagus Kurniawan - detikNews
Kamis, 17 Sep 2015 01:48 WIB
Hewan Kurban Stres Bisa Sebabkan Rasa Daging Tak Enak
Foto: Rachman Haryanto
Yogyakarta - Peneliti produk halal dari Fakultas Peternakan Universitas Gadjah Mada (UGM) Dr Hanung Danar Dono mengatakan hewan kurban yang akan di embelih saat hari Idul Adha jangan sampai stres atau mengalami kelelahan. Hal itu bisa mengakibatkan kualitas daging menurun.

"Rasa dagingnya bisa menjadi kecut dan alot," kata Hanung d isela-sela acara pelatihan penyembelihan hewan secara syar'i dan penanganan daging kurban yang higienis di Auditorium Fakultas Peternakan, UGM Yogyakarta, Rabu (16/9/2015).

Menurut Hanung, hewan kurban lebih baik diistirahatkan terlebih dulu. Caranya hewan ternak harus dipuasakan selama 12 jam agar tidak beringas saat akan disembelih dan penanganan lebih mudah. "Dengan mempuasakan akan mengurangi isi rumen (perut)," katanya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Dia mengatakan proses penyembelihan hewan secara benar adalah memotong tiga saluran  pada leher bagian depan atau tepatnya di bawah jakun, yakni saluran nafas, saluran makanan dan pembuluh darah arteri karotis dan vena jugularis. Namun sebelum ternak benar-benar mati dilarang menusuk jantungnya, menguliti, memotong kaki dan memotong ekornya.  

"Cara mengecek bila sudah mati, cukup melihat refleks mata, refleks ekor dan refleks kuku. Apakah masih berkedip atau tidak atau reflesk ekor bergeser atau tidak saat dipegang," katanya.

Sementara itu Dekan Fakultas Peternakan Prof Dr Ir Ali Agus mengatakan proses perawatan dan penyembelihan ternak tidak boleh sembarangan. Penyembelihan hewan kurban menurutnya harus sesuai dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan tuntunan syariat islam.

Menurutnya tidak sedikit proses penyembelihan hewan yang kurang memperhatikan kesejahteraan hewan. Dia sering menemukan di lapangan banyak hewan yang tidak diperlakukan dengan baik dan saat penyembelihan, darah hewan tercecer di mana-mana.

"Kadang ada orang yang mau menyembelih hewan hanya asal berani.  Kita semua mengantisipasi agar hewan yang disembelih harus halal dan sehat," katanya.

(bgs/jor)


Berita Terkait