BBM Naik, KAMMI Tuntut Menteri Ekonomi Diganti

BBM Naik, KAMMI Tuntut Menteri Ekonomi Diganti

- detikNews
Senin, 28 Feb 2005 15:14 WIB
Jakarta - Menjelang berlangsungnya rapat Panitia Anggaran DPR dengan sejumlah menteri yang membahas kenaikan harga BBM, puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Kesatuan Aksi Mahasiswa Muslim Indonesia (KAMMI) bergelar aksi demo di depan Gedung MPR/DPR.Selain menolak kenaikkan harga BBM, mereka juga menuntut pemerintah melakukan reshuffle (perombakan) kabinet tim ekonomi.Menurut Ketua Umum KAMMI Yuli Widy Astono di sela aksinya di depan Gedung MPR/DPR, Jl. Gatot Soebroto, Jakarta, Senin, (28/2/2005), penolakan kenaikan harga BBM adalah harga mati, karena hal itu sudah menjadi tuntutan rakyat dan mahasiswa."Ini sudah harga mati, kebijakan kenaikkan harga BBM pasti mengakibatkan kenaikkan harga-harga kebutuhan pokok lainnya. Seharusnya pemerintah menggunakan alternatif lain. Misalnya, mengurangi subsidi bank rekap yang besarnya Rp 41 triliun, dan meningkatkan efisiensi Pertamina," kata dia.Alasan pemerintah juga dianggap tidak cukup cerdas, karena subsidi yang hanya dimanfaatkan oleh orang-orang kaya bukan alasan yang sebenarnya. Padahal, publik sudah tahu kenaikan BBM dilakukan untuk menutup defisit APBN.Astono lalu menambahkan, dana kompensasi subsidi BBM yang akan dilakukan pemerintah sasarannya juga tidak jelas. Hal ini justru semakin menimbulkan rawannya korupsi."Lagi pula anggaran lain sebenarnya bisa diberikan untuk kompensasi, tidak harus menaikkan harga BBM," kata dia.Salah satu orator KAMMI dalam orasinya juga menuntut pemerintah melakukan reshufle kabinet tim ekonomi yang tidak produktif dan tidak punya etikad baik memperbaiki ekonomi Indonesia. Menteri-menteri yang dituntut turun antara lain Menko Perekonomian Aburizal Bakrie, Menneg PPN/Kepala Bappenas Sri Mulyani Indrawati, Menteri ESDM Purnomo Yusgiantoro dan Menkeu Jusuf Anwar.Beberapa demonstran juga melengkapi aksinya dengan poster dan spanduk yang antara lain bertuliskan 'Aduh Pusing, Kaki Jadi Kepala, Kepala Jadi Kaki, BBM Naik Lagi, BBM Naik Rakyat Kecil Panik, Berita Duka: BBM Naik Lagi, Nggak Cukup Tsunami Menimpa Negara Ini.'Mengenai rapat yang baru dimulai Astono mengatakan, pihaknya saat ini sedang melobi Humas DPR agar delegasi mereka bisa masuk dan menyampaikan sikap mahasiswa kepada Panitia Anggaran yaitu menolak kenaikan harga BBM. (umi/)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads