"Ini pertama kali kita lakukan sebelum menyusun renstra 2019 kita undang beberapa tokoh di antaranya Pak Kuntoro yang sudah hadir, kemudian Pak Amin Sunaryadi mantan pimpinan KPK, kemudian sekarang Pak Tanto. Kita juga akan mengundang dari sisi hukum juga mungkin kita berencana mengundang Prof Romli Atmasasmita untuk memberi masukan," kata Plt Pimpinan KPK, Johan Budi di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (16/9/2015).
Johan menjelaskan, salah satu pertimbangan untuk mengundang Romli adalah karena Romli punya pola pikir yang kritis terhadap KPK. Sehingga, Romli pasti juga punya berbagai saran untuk perbaikan kinerja KPK ke depannya.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Selain Romli, tim penyusun renstra juga akan mengundang beberapa anggota Komisi III DPR. Sebagai mitra KPK, Komisi III pasti punya cara pandang tersendiri soal lembaga anti rasuah itu.
"Kemudian kami berencana mengundang anggota DPR juga memberi masukan terkait renstra, terutama Komisi III yang selama ini mitra atau pengawas kerja di KPK," tutur Johan.
"Renstra ada yang berkaitan dengan national interest. Penindakan dan pencegahan ini kita sinergikan mengarah pada national interest. Ada tiga poin kalo nggak salah, natural resources, pendapatan atau penerimaan negara, dan yang berkaitan dengan infrastruktur yang berkaitan dengan kebutuhan masyarakat seperti swasembada pangan, kesehatan," tegas mantan Jubir KPK itu. (kha/dhn)











































