"Di semester II ini kan mulai speed up, bisa dilihat sendiri dari sektor penindakan yang kami lakukan," kata Johan di kantornya, Jl HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, Rabu (16/9/2015).
Sektor penindakan KPK memang sempat lesu usai adanya gonjang ganjing dengan pihak kepolisian. Kini, setelah ketegangan mereda, KPK mulai tancap gas lagi, beberapa penangkapan sudah membuahkan hasil. Kasus baru pun bermunculan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Sebelumnya, berdasarkan kajian ICW, kinerja penyidikan kasus korupsi oleh aparat penegakan hukum (APH) pada semester 1 2015 mengalami penurunan. Penurunan terjadi karena berkurangnya kuantitas dan kualitas kasus yang disidik oleh KPK.
Sampai semester awal 2015 ini, penegak hukum hanya mampu menaikkan 50,6 persen dari total 2.477 kasus korupsi pada tahap penyidikan ke penuntutan. Penegak hukum juga belum berhasil menyidik semua temuan yang memiliki unsur pidana korupsi yang ditemukan BPK RI dan BPKP senilai Rp 59,8 triliun. (Hbb/hri)










































