Untuk menilai makalah, pansel dibantu tim pembaca eksternal berjumlah 15 orang. Hasilnya didapatkan 72 orang yang didominasi lulusan S2.
Komposisi calon yang lolos, terbanyak berasal dari kalangan akademis (22 orang). Lalu pensiunan dan lain-lain (17), PNS (15), internal Ombudsman (11) dan praktisi (7). Laki-laki berjumlah 63 orang dan sisanya perempuan.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Agus menjelaskan, dalam makalah yang dites sebelumnya, pansel bisa mengetahui sejauh mana kemampuan dan visi para calon untuk masa depan Ombudsman. Mereka diminta untuk menjabarkan tantangan yang bakal dihadapi Ombudsman, termasuk mencari solusinya.
"Kita jadi tahu, apa orang ini paham atau tidak," lanjut Agus.
Dari 72 nama yang lolos di antaranya adalah Abdul Wahid, Adrianus Eliasta Meliala, Alvin Lie Ling Piao, Danang Girindrawardana dan Laode Ida. Mereka semua nantinya akan melaksanakan profile assessment pada 21 September mendatang. Pansel juga akan mengirim nama-nama tersebut ke PPATK, BIN, KPK, Kejaksaan, Polri hingga Mahkamah Agung untuk ditelusuri rekam jejaknya. (mok/dhn)











































