Tolak BBM, Mahasiswa Makassar Serukan Mogok Nasional
Senin, 28 Feb 2005 14:27 WIB
Makassar - Penolakan terhadap rencana kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM) terus terjadi di Makassar, Senin (28/2/2005). Demo terjadi di sejumlah tempat. Bahkan mahasiswa Makassar menyerukan mogok nasional Selasa besok (1/3/2005).Unjuk rasa penolakan kenaikan harga BBM ini di antaranya terjadi di DPRD Sulsel, Jl Urip Sumohardjo. Puluhan mahasiswa yang tergabung dalam Liga Mahasiswa Nasional untuk Demokrasi (LMND) mendatangi gedung rakyat ini sekitar pukul 10.00 Wita. Mereka membawa spanduk bertuliskan "sita harta koruptor untuk subsidi rakyat miskin"."Banyak solusi lain yang seharusnya diambil oleh pemerintah tanpa harus menaikkan harga BBM yang sama saja menindak rakyat kecil. Di antaranya sita harta koruptor atau naikkan bea impor untuk barang mewah," ujar Adi, salah seorang mahasiswa.Para mahasiswa dalam aksinya, sebagian di antaranya mengenakan topi petani yang bertuliskan "Korban kenaikan BBM".Aksi yang sama juga terjadi di depan kampus IAIN Aluaddin, Jl Sultan Alauddin, Makassar. Para mahasiswa dari BEM IAIN Alauddin melakukan aksinya dengan menyandera mobil berisi puluhan gas elpiji. Mobil ini lalu dibentangkan di jalan. Akibatnya, jalan di sekitar lokasi unjuk rasa sempat terjadi kemacetan.Di depan kampus Universitas Islam Makassar (UIM), Jl Perintis Kemerdekaan, para mahasiswaa juga memrotes kenaikan BBM. Mereka malah membawa sejumlah kompor dan ditaruh di tengah jalan sebagai simbol penolakan mereka terhadap kenaikan BBM. Para mahasiswa juga melakukan aksi teaterikal.Di sejumlah titik aksi ini sama-sama menyerukan mogok nasional pada Selasa besok.
(nrl/)











































