Tantowi Yahya: Kualitas Calon Dubes Ada yang Bagus dan Biasa Saja

Tantowi Yahya: Kualitas Calon Dubes Ada yang Bagus dan Biasa Saja

Hardani Triyoga - detikNews
Selasa, 15 Sep 2015 23:07 WIB
Tantowi Yahya: Kualitas Calon Dubes Ada yang Bagus dan Biasa Saja
Foto: Hardani
Jakarta - Komisi I DPR sudah melakukan uji kelayakan dan kepatutan terhadap 18 dari 33 calon Duta Besar Luar Biasa dan Berkuasa Penuh (LBPP) Indonesia untuk negara sahabat. Wakil Ketua Komisi I DPR Tantowi Yahya mengatakan dari kualitas, para calon duta besar yang sudah ikut uji kelayakan ada yang berkualitas bagus dan biasa-biasa saja.

"Ya sama saja, ada kualitas yang bagus, dan ada yang biasa-biasa saja," kata Tantowi usai uji kelayakan di Komisi I DPR, Nusantara II, komplek parlemen, Senayan, Jakarta, Selasa (15/9/2015).

Dia enggan menyebut nama calon dubes yang memiliki kualitas bagus atau biasa-biasa saja. Ia mengatakan pada Kamis (17/9), pihak DPR akan melakukan rapat pleno untuk memberikan penilaian dari 10 fraksi. Namun, keputusan terakhir ada di tangan Presiden Joko Widodo.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nanti kan kita itu ada pleno. Jadi seluruh calon-calon dubes yang sudah fit and proper itu nanti kita akan bahas bersama-sama. Nanti kita minta masukan dari seluruh fraksi. Minta masukan calon dubes itu satu persatu fraksi. Ada yang layak, ada yang harus dipertimbangkan lagi, baik kapasitas maupun kecocokan apa yang akan ditempati," ujar politikus Golkar itu.

Lanjutnya, ada negara-negara vital yang memiliki hubungan erat dengan Indonesia. Salah satunya Arab Saudi yang identik dengan persoalan tenaga kerja Indonesia dan haji.

Ia menekankan calon dubes untuk Arab Saudi ini harus diisi dengan sosok yang tepat.

"Banyak negara-negara yang vital ya. Karena Indonesia itu sangat besar. Salah satunya Arab Saudi, perlindungan warga TKI, haji. Jadi, kita sepakat di posisi negara-negara yang penting seperti Arab Saudi, Amerika, London, itu harus diisi dengan benar-benar, tepat, agar permasalahan kita di negara tersebut bisa teratasi dengan baik," sebutnya.

Lantas, bagaimana dengan kemampuan teknis para calon dubes seperti penguasaan bahasa asing?

Ia menyebut untuk calon dubes di negara Arab pasti bisa menguasai bahasa Arab. Tapi, tidak setiap calon dubes menguasai lebih dari dua bahasa.

"Belum ada (kemampuan dua bahasa), tapi ada sebagian. Kalau di negara-negara Arab, rata-rata sudah bisa bahasa Arab," katanya.

18 calon dubes hingga hari kedua sudah mengikuti ujian kelayakan di Komisi I DPR termasuk 9 calon dubes yang ikut ujian hari ini. Adapun tiga nama calon dubes di sesi terakhir atau ketiga hari ini yaitu Gusti Agung Wesaka Puja untuk Kerajaan Belanda, Iwan Suyudhie Amri untuk Pakistan, dan Gurah Swajaya untuk Singapura.

Berikut 33 nama calon dubes baru yang ikut uji kelayakan dan kepatutan di Komisi I DPR:

1. Husin Bagis, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Uni Emirat Arab
2. Safira Machrusah, calon Duta Besar LBPP Indonesia untukย  Aljazira
3. Bambang Antarikso, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Irak
4. Husnan Bey Fananie, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Azerbaijan
5. Ahmad Rusdi, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Thailand
6. Yuri Octavian Thamrin, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Belgia dan merangkap Keharyapatihan Luksemburg dan Uni Eropa
7. Helmy Fauzi, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Mesir
8. Mayjen TNI (Purn) Mochammad Luthfie Wittoeng, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Venezuela
9. Mansyur Pangeran, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Senegal
10. I Gusti Agung Wesaka Puja, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Belanda
11. Marsekal Madya TNI (Purn) Muhammad Basri Sidehabi, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Qatar
12. Ibnu Hadi, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Vietnam
13. Alfred Tanduk Palembangan, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Kuba
14. Wiwiek Setyawati Firman, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Finlandia
15. Iwan Suyudhie Amri, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Pakistan
16. Muhammad Ibnu Said, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Denmark
17. Rizal Sukma, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Inggris dan Irlandia
18. Tito Dos Santos Baptista, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Mozambique
19. Mohammad Wahid Supriyadi, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Rusia
20. Musthofa Taufik Abdul Latif, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Oman
21. R Soehardjono Sastromihardjo, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Kenya
22. Marsekal Madya TNI (Purn) Budhy Santoso, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Panama
23. Dian Triansyah Djani, New York untuk utusan tetap PBB
24. Diennaryati Tjokrisuprihatono, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Ekuador
25. Agus Maftuh Abegebriel, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Arab Saudi
26. Amelia Achmad Yani, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Bosnia-Herzegovina
27. I Gede Ngurah Swajaya, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Singapura
28. Sri Astarai Rasjid, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Bulgaria
29. R Bagas Hapsoro, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Swedia
30. Octaviano Alimudin, Tehran, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Iran
31. Antonius Agus Sriyono, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Vatican
32. Eddy Basuki,ย  calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Namibia
33. Alexander Litaay, calon Duta Besar LBPP Indonesia untuk Kroasia

(hat/khf)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads