"Kenapa ini kok tahu-tahu muncul? Yang ribet kan urusan Amerika kemarin, kok disangkutpautkan?" ujar Tjahjo di Kantor Wakil Presiden Jakarta, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat (15/9/2015).
Tjahjo menyebut merebaknya isu itu bukan bermaksud menyerang dirinya. Secara tegas Tjahjo mengatakan dirinya telah mengajukan surat pengunduran diri ke DPR setelah diangkat menjadi menteri dalam negeri.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Kewenangan PAW diserahkan kepada mekanisme partai yaitu PDIP dan Komisi Pemilihan Umum (KPU).
"Saya sudah kirim surat, 1 minggu setelah dilantik saya sudah kirim surat ke partai, kirim surat ke ketua DPR, ke ketua fraksi, saya mundur karena saya sudah menjabat menteri. Hak hak saya sudah stop, rumah dinas sudah saya kembalikan, utang saya di bank DPR sudah saya lunasi, ya selesai," jelasnya.
Khusus soal Puan Maharani, Tjahjo mempersilakan awak media kepada bertanya langsung kepada Puan.
"Tanya ke Bu Puan, secara prinsip kan tidak rangkap jabatan," terangnya.
"Partai tuh punya kebijakan, partai tuh punya strategi, Anda reporter, suatu saat anda dipecat atau berhenti atau anda dipindah kan tidak otomatis pemred mengisi Anda, bisa dirangkap orang lain, misalnya, ya sama saja," sambungnya. (fiq/tor)











































