Akbar Tandjung: Golkar Terpecah Belah Sampai Daerah

Akbar Tandjung: Golkar Terpecah Belah Sampai Daerah

Elvan Dany Sutrisno - detikNews
Selasa, 15 Sep 2015 19:02 WIB
Akbar Tandjung: Golkar Terpecah Belah Sampai Daerah
Foto: Rachman Haryanto
Jakarta - Perpecahan partai Golkar sudah sangat parah. Perpecahan tak hanya di pusat tapi sudah menjalar sampai daerah.

"Golkar sudah terbelah sampai tingkat I sampai tingkat II. Itulah yang saya prihatin," kata Ketua Wantim Golkar hasil Munas Bali, Akbar Tandjung, kepada detikcom, Selasa (15/9/2015).

Yang membuat Akbar semakin prihatin adalah Golkar masih terjebak di perpecahan sementara parpol lain sudah mempersiapkan Pilkada bahkan Pemilu Legislatif dan Pilpres serentak tahun 2019 mendatang. Sementara Golkar masih kocar-kacir dengan konflik internal.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Partai lain mempersiapkan segala sesuatunya menghadapi Pilkada 2017, Pilkada 2018, kemudian Pileg dan Pilpres tahun 2009. Golkar walau ikut Pilkada 2015 tapi statusnya ada yang sebagai pengusung, pendukung, atau bahkan tidak ikut sama sekali," keluh Akbar.

"Bahkan ada sejumlah Pilkada seperti di Provinsi Sumbar, Sibolga, Golkar tidak mendukung karena Golkar satu mendukung si A satu lagi mendukung si B. Karena tidak kompak akhirnya tidak ikut Pilkada," sesal Akbar yang kebetulan berasal dari Sibolga.

Sejak awal Akbar memang menuturkan islah parsial untuk ikut Pilkada tidak menyelesaikan persoalan. Karena nyatanya sampai kini Ical dan Agung masih menempuh jalur hukum memperebutkan kepemimpinan Golkar yang sah.

"Saya sampaikan tidak ada jaminan konflik selesai di Pilkada. Sampai Golkar terpecah seperti sekarang ini," kata Akbar yang pernah mengusulkan Munaslub sebelum perpecahan Golkar menjalar sampai daerah ini. (van/try)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads