Pantauan detikcom, ratusan guru menunaikan salat magrib pukul 18.05 WIB, Selasa (15/9/2015). Mereka menggunakan spanduk dan kain yang dibawa sebagai sajadah salat. Tapi Kapolda Metro Jaya Irjen Tito Karnavian sebelumnya mewanti-wanti agar demonstrasi berlangsung tertib tanpa mengganggu aktivitas warga.
Di sekitar lokasi, tidak tampak polisi yang bersiaga mengelilingi pagar depan gedung DPR. Sementara itu lalu lintas kendaraan dari arah JCC menuju Slipi ramai lancar. Kendaraan tersendat saat melintas di depan Gedung DPR karena hanya jalur bus TransJakarta (busway) yang bisa dilewati.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Ada 2 poin utama yang disampaikan oleh Menteri Yuddy dalam rapat kerja. Pertama, anggaran pengangkatan K2 atau tenaga guru honorer menjadi PNS dianggarkan Rp 34 triliun.
Selain itu, Kemenpan RB akan segera mengakomodir tuntutan para guru honorer, yakni dengan mengangkat mereka sebagai PNS. Pengangkatan akan dilakukan secara bertahap.
"Rencana pengangkatan 440 ribu guru honorer untuk menjadi PNS hingga akhir tahun ini atau berjenjang secara bertahap hingga tahun 2019," ujar Yuddy. (fdn/nrl)










































