"Seminggu sekali dan dua bulan ke depan itu adalah masa kritis dan kita setiap 10 hari sekali ketemu di kantornya Ibu Siti untuk laporan, menteri, dan semua kalau bisa hadir, kalau bisa semua gubernur jangan diwakili," tegas Luhut jumpa pers di Kementerian LHK di Jl Gatot Subroto, Jakarta, Selasa (15/9/2015).
Luhut juga menyampaikan agar BMKG mengirimkan data curah hujan di Sumatera dan Kalimantan karena sudah ada indikasi yang lebih bagus.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Jadi ini kita antisipasi semua jangan sampai terjadi hal-hal diluar kontrol kita karena kita ketahui sudah 120 ton garam yang ditaburkan di udara di Riau saja itu sudah bisa menimbulkan hujan dan kemudian itu sudah menciptakan awan sudah cukup, awan sudah bergerak di daerah Jambi dan Sumatera Selatan. Di kalimantan juga saya minta dipantau oleh kepala BNPB untuk apabila harus dilakukan tindakan tersebut karena masalah diperlukannya hujan," urai Luhut.
(dra/dra)










































