Demikian disampaikan Kepala Dinas Pendidikan Nasional (Diknas) Pemkot Pekanbaru, Zulfadil, dalam perbincangan dengan detikcom, Selasa (15/9/2015). Dia mengakui, tadi pagi seluruh sekolah sempat aktif kembali. Namun karena kondisi asap semakin tebal, seluruh siswa dipulangkan lebih awal.
"Tadi sifatnya seluruh murid yang sempat masuk ke sekolah, intinya hanya mengambil tugas PR dari gurunya. PR ini kita berikan selama mereka libur karena kabut asap," kata Zulfadil.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"Soal kapan batas liburnya, ya kita tergantung kapan status darurat pencemaran udara itu dicabut. Begitu statusnya dicabut, besoknya langsung seluruh sekolah normal kembali," kata Zulfadil.
Sebagaimana diketahui, hampir berjalan tiga pekan dunia pendidikan di Pekanbaru lumpuh. Penentuan libur saat itu diambil kebijakan dari masing-masing sekolah.
Karena sebelum status darurat asap, kadang masing-masing wilayah jarak pandang saling berbeda. Bila di suatu wilayah dirasakan asap sangat pekat, sekolah diberikan kewenangan penuh untuk meliburkan sekolah. (cha/try)











































