"Kita nggak jadi ke sini karena perwakilan sudah diterima, jadi teman-teman masih di Kemenpora," ujar Ketum PGRI Sulistyo di kantor Kemenpan RB, Jl Jenderal Sudirman, Jakarta, Selasa (15/9/2015).
Perwakilan guru honorer sebelumnya menemui Menteri Yuddy. Mereka berdialog menyampaikan tuntutan mendesak pemerintah menerbitkan regulasi tentang penuntasan honorer kategori 2 menjadi aparatur sipil negara (ASN), memberikan upah layak bagi honorer sebesar UMP dan mengangkat seluruh guru honorer menjadi PNS.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Tapi bila hasil rapat di DPR tidak memuaskan, maka guru honorer akan melanjutkan demonstrasi.
"Kami akan melanjutkan sesuai dengan agenda kami yaitu melanjutkan ke Kemendikbud dan ke DPR lalu terakhir kami menuju Istana. Jadi selama Menpan dan DPR rapat, kami akan tetap berada di sekitar DPR menunggu hasil rapat," ujar Sulistyo.
Dari data yang dihimpun, ada 688 personel yang disiagakan berjaga di Kemenpan RB, satu kendaraan water cannon dan barracuda. Namun akhirnya pendemo batal datang ke Kemenpan. (fdn/nrl)











































