Katering Stop Sementara, Komisi VIII DPR Imbau Jemaah Cari Makanan yang Bersih

Laporan dari Arab Saudi

Katering Stop Sementara, Komisi VIII DPR Imbau Jemaah Cari Makanan yang Bersih

Gagah Wijoseno - detikNews
Selasa, 15 Sep 2015 14:28 WIB
Katering Stop Sementara, Komisi VIII DPR Imbau Jemaah Cari Makanan yang Bersih
Foto: Gagah Wijoseno
Makkah - Mulai hari ini layanan katering makan siang untuk jemaah haji Indonesia di Makkah dihentikan sementara. Ketua Komisi VIII Saleh Partaonan Daulay mengimbau jemaah agar selektif dalam mencari makan sendiri selama layanan katering berhenti.

"Para jemaah diharapkan dapat membeli makanan yang sehat dan bersih. Termasuk untuk mengkonsumsi buah-buahan dan selalu mencukupkan minuman air bersih," tutur Saleh dalam rilisnya yang diterima detikcom, Selasa (15/9/2015)

Penghentian sementara layanan katering ini berdasarkan pertimbangan kota Makkah yang semakin padat oleh jemaah haji dari seluruh dunia. Petugas khawatir pihak layanan katering tidak bisa mengantarkan paket makanannya tepat waktu.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"PPIH daker Makkah melaporkan pada tim pengawas haji komisi VIII DPR RI bahwa pemberian makan telah dimulai sejak tanggal 31 Agustus. Kemarin tanggal 14 September dihentikan sementara. Ini hanya masalah teknis menghadapi padatnya lalu lintas di kota Mekkah," katanya.

Untuk kali pertama jemaah haji Indonesia akan mendapat layanan tambahan di Makkah berupa makan siang sebanyak 15 kali. Katering makan siang akan didistribusikan ke jemaah pada tanggal 31 Agustus-14 September lalu stop sementara karena masa puncak haji di Arafah Muzdalifah, dan Mina. Setelah puncak haji katering makan siang akan dilanjutkan pada 2 Oktober-16 Oktober.

Jemaah bisa mulai menikmati menu makan siang katering yang akan didistribusikan antara pukul 9.30 s/d 11.00 waktu setempat. Makan siang akan diberikan di penginapan dalam kemasan kotak yang bisa langsung dinikmati jemaah haji Indonesia.

Selain itu jemaah akan diberikan makan malam pada tanggal 8 Dzulhijjah dan menikmati makan 3 kali sehari selama tanggal 9-12 Dzulhijjah pada masa Armina.

Selama di Armina jemaah juga akan dibekali paket minuman sachet, sambal, dan kecap  yang diberikan sekali saja pada awal Armina. Pada tanggal 13 Dzulhijjah, pada masa akhir Armina jemaah  diberikan makan pagi dan siang.

(gah/aan)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads