Wapres Panggil Mensesneg dan KSP Bahas Penanganan Asap

Wapres Panggil Mensesneg dan KSP Bahas Penanganan Asap

Muhammad Taufiqqurahman - detikNews
Selasa, 15 Sep 2015 14:15 WIB
Wapres Panggil Mensesneg dan KSP Bahas Penanganan Asap
Foto: Dok. Istimewa
Jakarta - Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) memanggil Menteri Sekertaris Negara Pratikno dan Kepala Staf Kepresidenan (KSP) Teten Masduki membahas penanganan asap akibat kebakaran hutan. Pemerintah tetap fokus ada pemadaman dan efek asap.

"Pak Wapres memanggil kita terkait untuk bagaimana menangani secara cepat mengawal penanganan asap. Ini kan emergency," ujar Pratikno di Kantor Wapres, Jalan Medan Merdeka Utara, Jakarta Pusat, Selasa (15/9/2015).

Kantor Setneg dan KSP terus melakukan monitor dan menerima laporan dari berbagi kementerian untuk menghadapi permasalahan kabut asap akibat pembakaran hutam. Pratikno mengatakan, semua lembaga pemerintah terus memberikan laporan seperti TNI, Polri, Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan, BNPB, dan lainnya.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Lalu data yang kita peroleh dari Lapan juga menjadi bagian penting untuk penanganan asap ini," kata Pratikno. Dari laporan yang diterima, beberapa daerah telah mendapatkan guyuran hujan sehingga membantu dalam pemadaman api.

"Pak Wapres konsen betul persoalan ini bisa ditangani secepat-cepatnya," terangnya.

Pratikno menyebut, pemerintah tetap melaksanakan langkah percepatan pemadaman titik-titik api dengan mengerahkan seluruh energi danย  melakukan pengawasan di lapangan. Pemerintah juga fokus pada penanganan masalah kesehatan serta penegakan hukum pada pelaku pembakaran hutan dan lahan.

Pratikno menambahkan, pemerintah belum menetapkan kebakaran hutan dan masalah asap ini menjadi bencana nasional. "Sampai sekarang ini isunya adalah bagaimana melakukan penanganan secara tepat," ujarnya.

Indonesia juga tengah mempertimbangkan penawaran bantuan pemadaman api oleh pihak Singapura. Sanksi perusahaan nakal diserahkan kepada penegak hukum. (fiq/hri)


Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads