Catatan Munas PKS, Loyalis Anis Matta ke Mana?

Munas ke-4 PKS

Catatan Munas PKS, Loyalis Anis Matta ke Mana?

Ahmad Toriq - detikNews
Selasa, 15 Sep 2015 11:59 WIB
Catatan Munas PKS, Loyalis Anis Matta ke Mana?
Foto: Istimewa/Humas PKS
Jakarta - Munas ke-4 merombak total jajaran pengurus DPP PKS, tak ada lagi nama pendukung Anis Matta. Ke mana para loyalis Anis Matta ditempatkan?

Dua loyalis Anis Matta yang juga menduduki posisi sentral di DPR yakni Wakil Ketua DPR Fahri Hamzah dan Ketua Komisi I DPR Mahfudz Siddiq, juga hilang dari jajaran pengurus DPP. Bersamaan dengan hilangnya loyalis Anis Matta dari jajaran pengurus DPP PKS, sejumlah elite PKS menyerukan tak ada pembersihan di Munas ke-4 tersebut.

Fahri Hamzah sendiri juga berupaya menampik isu santer yang mengiring gelaran Munas PKS kali ini.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Nggak ada (bersih-bersih loyalis Anis Matta). Pak Anis masih di situ. Nggak ada masalah," kata Fahri di arena Munas PKS, Hotel Bumi Wiyata, Jl Margonda Raya, Depok, Jawa Barat, Senin (14/9/2015) kemarin.

Anis Matta memang masih berada di struktur pusat PKS dan namanya dibacakan di Munas hari pertama ini. Anis menjabat sebagai Ketua Bidang Kerjasama Internasional.

Sedangkan nama Fahri Hamzah dan Mahfudz Siddiq kemungkinan berada di MPP PKS. Di PKS peran MPP tidak begitu kentara karena ada pengurus DPP sebagai pelaksana dan Majelis Syuro sebagai pengambil keputusan tertinggi.

"Ya sekarang dia di MPP. Semua dapat tempatnya, insya Allah," kata Presiden PKS Sohibul Iman kepada wartawan di arena Munas.

Di bawah kepemimpinan Sohibul Iman, PKS mengadakan perombakan besar-besaran. PKS meninggalkan slogan 'cinta, kerja dan harmoni' yang digembar-gemborkan Anis Matta dengan slogan awal PKS 'bersih, peduli, dan profesional'.

Slogan awal PKS ini digantikan Anis Matta saat PKS diterpa badai kasus korupsi impor daging sapi yang melilit presiden PKS kala itu, Luthfi Hasan Ishaaq.Β  Para loyalis meyakini kepemimpinan Anis Matta sukses dan sampai kini mereka menyebut Anis Matta sebagai pilot di tengah badai.

Setelah Anis Matta digantikan oleh Sohibul Iman memang banyak isu santer terkait bersih-bersih loyalis Anis Matta. Juga soal kubu Keadilan yang kembali jaya. Namun Sohibul menepis adanya faksi Keadilan dan faksi Kesejahteraan di internal partainya. Soal ditempatkannya Fahri di MPP setelah sebelumnya menjadi Wasekjen PKS, Sohibul menyatakan itu hal yang biasa.

"Saya dulu di MPP, periode lalu. Ya biasa saja kita," ujar Sohibul.

Gelaran Munas ke-4 PKS masih terus berlangsung hingga kini. Menurut sumber terpercaya detikcom, dinamika masih cukup panas. Lalu apakah loyalis Anis Matta mampu bertahan di tengah gempuran tokoh PKS pro perubahan? (van/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads