Massa Guru Honorer dan Pemotor Nyaris Ribut di Depan DPR

Massa Guru Honorer dan Pemotor Nyaris Ribut di Depan DPR

Hardani Triyoga - detikNews
Selasa, 15 Sep 2015 11:05 WIB
Massa Guru Honorer dan Pemotor Nyaris Ribut di Depan DPR
Foto: Hardani Triyoga
Jakarta - Ribuan guru honorer yang berdemo di depan Gedung DPR menguasai semua jalan termasuk jalur bus Transjakarta. Polisi menutup jalan dari Jl Gerbang Pemuda ke Slipi. Puluhan pemotor yang memaksa lewat diteriaki massa. Mereka pun nyaris ribut.

Sekitar 40 pemotor yang emosi karena jalan ditutup pendemo ini memaksa melewati jalur arah Slipi, yang sedang diduduki guru honorer berseragam pakaian dinas. Pemotor membunyikan klakson motor mereka. Akibatnya guru honorer yang berdemo di depan Gedung DPR ini meneriaki para pemotor "huuuuuuu!".

Suasana ini membuat riuh depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (15/9/2015). Nyaris terjadi keributan akibat kejadian tersebut.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Beberapa polisi langsung turun tangan. Polisi berhasil menengahi mereka dan meminta pemotor putar balik ke Jalan Pemuda. Pemotor terpaksa mengikuti permintaan polisi.



Demo hingga pukul 10.40 WIB demo guru yang meminta menjadi guru tetap masih menutup seluruh ruas jalan di depan Gedung DPR. Akibatnya bus Transjakarta juga tidak bisa lewat. Bus itu mundur dan memutar jalan. Para penumpang lalu berhenti sebelum halte gedung DPR. Para pendemo duduk-duduk di jalur TransJakarta.

Para guru horoner ini berdemo untuk meminta diangkat sebagai PNS setelah lama bekerja. Bayaran yang mereka terima sebagai tenaga hororer sangat minim, di Tangerang misalnya sekitar Rp 200 ribu-500 ribu.Β Β  (nwy/nrl)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads