Sekitar 40 pemotor yang emosi karena jalan ditutup pendemo ini memaksa melewati jalur arah Slipi, yang sedang diduduki guru honorer berseragam pakaian dinas. Pemotor membunyikan klakson motor mereka. Akibatnya guru honorer yang berdemo di depan Gedung DPR ini meneriaki para pemotor "huuuuuuu!".
Suasana ini membuat riuh depan Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Selasa (15/9/2015). Nyaris terjadi keributan akibat kejadian tersebut.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
![]() |
Demo hingga pukul 10.40 WIB demo guru yang meminta menjadi guru tetap masih menutup seluruh ruas jalan di depan Gedung DPR. Akibatnya bus Transjakarta juga tidak bisa lewat. Bus itu mundur dan memutar jalan. Para penumpang lalu berhenti sebelum halte gedung DPR. Para pendemo duduk-duduk di jalur TransJakarta.
Para guru horoner ini berdemo untuk meminta diangkat sebagai PNS setelah lama bekerja. Bayaran yang mereka terima sebagai tenaga hororer sangat minim, di Tangerang misalnya sekitar Rp 200 ribu-500 ribu.Β Β (nwy/nrl)












































