"Ada sekitar 20 ribu guru yang berdemo di DPR, sebagian sudah datang," kata Direktur Lalu Lintas Polda Metro Jaya Kombes Risyapudin Nursin kepada detikcom, Selasa (15/9/2015). Massa merupakan guru dari Jabar, Banten, Tangerang, DKI, Depok dan Bekasi.
Para guru ini menuntut peningkatan status dari honorer menjadi pegawai tetap (PNS). Rencananya, para guru ini akan diterima pihak Kementerian Pemberdayaan Aparatur Negara dan Kementerian Pendidikan Nasional.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Massa guru akan menduduki kawasan Istana Negara, jika tuntutan mereka dalam demo pagi ini tidak disetujui oleh kementerian terkait.
Sementara itu, Risyapudin melaporkan situasi lalu lintas di kawasan DPR sudah macet dengan adanya massa demo ini. Mengantisipasi kemacetan, pihak Ditlantas Polda Metro Jaya menyiapkan rekayasa pengalihan arus lalu lintas sekitar Senayan.
"Pengalihan arus sifatnya situasional saja," imbuhnya.
Kendaraan dari dalam Tol yang hendak keluar depan Senayan, diluruskan keluar Slipi. Sementara kendaraan di Jl Gatot Subroto dari arah Semanggi yang mengarah ke Slipi dibelokkan ke Jl Pemuda.
Sistem buka-tutup diberlakukan di Jl Gatot Subroto arah DPR ini untuk mengantisipasi agar kemacetan tidak sampai mengekor ke Lingkar Semanggi yang akan mengunci kemacetan ke arah lain.
(mei/dra)











































