"Misalnya BMG memperikirakan saat-saat wukuf apa pagi siang malam (datang cuaca buruk-red). Apa langkah kita?" ujar Lukman Hakim dalam rapat koordinasi dengan Kepala Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI), Kepala Daker Makkah, beserta jajarannya di kantor BPHI, Makkah, Senin (14/9/2015).
Lukman Hakim meminta petugas haji punya perencanaan bila badan meteorologi Arab Saudi memprakirakan cuaca akan buruk saat jemaah haji wukuf di Arafah. Tidak cuma masalah evakuasi belaka tetapi petugas juga harus memikirkan keabsahan ibadah haji juga.
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
Angin kencang telah membuat crane berukuran raksasa di Masjidil Haram terguling. Lukman Hakim tidak bisa membayangkan jika ada ada angin dengan kekuatan yang sama berhembus di Arafah pada saat wukuf.
"Di padang Arafah cuma tenda kekuatannya terbatas," katanya.
Petugas haji Indonesia juga harus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi terkait agar perencanaannya bisa berjalan dengan baik. "Perlu dibahas secara khsusus. Memberi tahu kalau Indonesia punya plan," ujarnya (gah/rvk)











































