Menag Minta Petugas Waspadai Angin Kencang Saat Puncak Ibadah Haji

Haji 2015

Menag Minta Petugas Waspadai Angin Kencang Saat Puncak Ibadah Haji

Gagah Wijoseno - detikNews
Senin, 14 Sep 2015 21:30 WIB
Menag Minta Petugas Waspadai Angin Kencang Saat Puncak Ibadah Haji
Foto: Gagah Wijoseno
Makkah - Badai pasir dan Hujan Es yang melanda Kota Makkah selama sepekan terakhir ini mendapat perhatian Menteri Agama yang juga sekaligus Amirul Hajj Lukman Hakim Saifuddin. Dia meminta petugas haji Indonesia punya perencanaan matang bila cuaca ekstrem terjadi saat puncak ibadah haji di Arafah Mina.

"Misalnya BMG memperikirakan saat-saat wukuf apa pagi siang malam (datang cuaca buruk-red). Apa langkah kita?" ujar Lukman Hakim dalam rapat koordinasi dengan Kepala Balai Pengobatan Haji Indonesia (BPHI), Kepala Daker Makkah, beserta jajarannya di kantor BPHI, Makkah, Senin (14/9/2015).

Lukman Hakim meminta petugas haji punya perencanaan bila badan meteorologi Arab Saudi memprakirakan cuaca akan buruk saat jemaah haji wukuf di Arafah. Tidak cuma masalah evakuasi belaka tetapi petugas juga harus memikirkan keabsahan ibadah haji juga.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Bila evakuasi adalah persoalan teknis, pakai kendaraan dan strategi bagaimana. Yang juga diperkirakan adalah timingnya. Apakah menggugurkan hajinya atau tidak. Misalnya harus berapa lama dan waktu di wukuf," pesannya.

Angin kencang telah membuat crane berukuran raksasa di Masjidil Haram terguling. Lukman Hakim tidak bisa membayangkan jika ada ada angin dengan kekuatan yang sama berhembus di Arafah pada saat wukuf.

"Di padang Arafah cuma tenda kekuatannya terbatas," katanya.

Petugas haji Indonesia juga harus berkoordinasi dengan otoritas Arab Saudi terkait agar perencanaannya bisa berjalan dengan baik. "Perlu dibahas secara khsusus. Memberi tahu kalau Indonesia punya plan," ujarnya (gah/rvk)



Berita Terkait

 

 

 

 

 

 

 

 


Hide Ads